Suara.com - Beredarnya video viral di media sosial yang memperlihatkan seorang pria membuat sayembara untuk memenggal pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda.
Belakangan, Abu Janda menanggapi sayembara tersebut dengan membuat video tandingan yang diunggah ke akun Instagramnya.
Dalam video yang diunggah pada Rabu (27/5/2020), Abu Janda menantang pria yang ingin memenggal dirinya.
"Mana nih yang katanya mau menggal leher saya? Ditungguin dari kemaren kagak nongol-nongol?" ujar Abu Janda yang berdiri di tepi jalan.
Sambil tertawa, Abu Janda lalu melanjutkan perkataannya, "Saya tinggal dimana kalian udah tau, masa kota sekecil ini nyari saya gak ketemu? Jangan-jangan nyarinya di medsos doang? Ayolah, kuy!
Dalam video sebelumnya, Abu Janda juga membuat video yang mereaksikan ancaman pria yang ingin memenggal dirinya.
Abu Janda yang memakai baju lurik dan blangkon hanya membalas lewat ekspresi wajah terkejut dan heran. Ia tertawa terbahak-bahak sembari menunjuk ke arah pria tersebut yang terus mengumpat.
"Kerjanya halalkan membunuh atas nama Islam. Nanti Islam disebut ajarin terorisme, ngamuk," kata Abu Janda menanggapi.
Dikutip dari hops.id -- jaringan Suara.com, video viral sayembara untuk membunuh dan memenggal Abu Janda dibagikan oleh Denny Siregar ke Twitter, pada Selasa (26/5/2020).
Baca Juga: New Normal Indonesia, FKUI dan IDI Luncurkan Kartu Identitas Covid-19
Dalam video berdurasi 44 detik, seorang pria yang memakai baju koko berwarna putih, memakai peci dan sorban itu mengaku menyediakan hadiah umrah serta siap menjamin kelangsungan hidup keluarga orang yang berhasil memenggal Abu Janda.
"Jika ada yang berhasil, jika ada yang mewakili kemarahan saya ini untuk memenggal kepala Permadi, saya akan mengajak umat Islam Indonesia apabila kalian tertangkap oleh pihak keamanan, diproses secara hukum, dipenjara, maka keluarga antum akan kami tanggung semua saudara, bersama para mujahid-mujhid seluruh Indonesia," kata pria itu.
"Dan antum setelah keluar dari penjara akan saya kasih hadiah umroh," imbuhnya.
Pria itu mengaku kesal dengan sikap dan pernyataan-pernyataan Abu Janda yang dianggap selalu menghina ulama dan agama Islam. Ia juga geram setelah Abu Janda memparodikan gaya Habib Bahar bin Smith saat berada di penjara.
Memang sebelumnya, Abu Janda membuat parodi menirukan rekaman pengakuan Habib Bahar bin Smith dari Lapas Nusakambangan.
Abu Janda memakai baju merah dan bergerak seolah menirukan gaya Habib Bahar. Video parodi itu diunggah Abu Janda pada Senin (25/5/2020).
Berita Terkait
-
Terungkap! Ini Alasan Wanita Pasang Patung Nyi Roro Kidul
-
Kisah Ojol Totalitas saat Bekerja, Motor Hilang Tetap Antarkan Pesanan
-
Inikah Sosok Misterius yang Menaruh Patung Nyi Roro Kidul di Nusa Dua Bali?
-
Terungkap! Sosok Misterius di Belakang Jamaah Salat Idul Fitri Bima Arya
-
6 Pengakuan Habib Bahar dari Nusakambangan, soal Rambut hingga Penyakit
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Hanya Modal Gunting, Pemuda di Kalideres Gasak Honda Scoopy di Halaman Rumah
-
Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digeladang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin
-
Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai
-
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004
-
Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan
-
Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya
-
Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer
-
Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat
-
Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir
-
Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia