Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah memberlakukan aturan bagi yang ingin masuk ke ibu kota harus memiliki surat izin keluar masuk (SIKM). Namun ternyata, masih ada orang yang memaksa masuk wilayah ibu kota tanpa dilengkapi surat itu.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo menyatakan, sejauh ini ada tujuh orang yang masuk ke DKI Jakarta tanpa menggunakan surat itu. Konsekuensinya, mereka harus dikarantina di Jakarta.
"Untuk yang dikarantina, posisi kemarin ada tujuh orang," ujar Syafrin saat dihubungi, Rabu (27/5/2020).
Syafrin mengatakan dari tujuh orang itu, lima orang menggunakan kereta dan tiba di stasiun Gambir, Jakarta Pusat. Dua orang lainnya menggunakan bus dan turun di Terminal Pulo Gebang.
"Mereka tidak memiliki SIKM, masuk ke karantian wilayah pusat. Kemudian dua orang naik bus, karena mereka juga tidak memiliki SIKM, itu masuk karantina wilayah Timur," jelasnya.
Syafrin mengatakan, ketujuh orang itu lolos pemeriksaan SIKM saat berangkat dari daerahnya masing-masing. Ada juga yang naik bus tanpa SIKM di tengah jalan, bukan dari terminal.
"Sempat lolos, tapi kemudian di Jakarta kita lakukan pemeriksaan," katanya.
Berita Terkait
-
Calon Penumpang dari Bandara YIA Tujuan Jakarta Wajib Tunjukkan SIKM
-
SIKM Milik Pemprov Jakarta Dikritik, Kemenhub: Sulit Digunakan
-
Tiba di Terminal Pulo Gebang Tak Punya SIKM, 2 Warga Surabaya Dikarantina
-
Ini Suasana Lokasi Karantina Pendatang yang Terjaring Operasi SIKM
-
Pemeriksaan SIKM di Check Point PSBB Kalimalang
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Hasto Kristiyanto: Pancasila Merupakan Gugatan terhadap Imperialisme dan Kolonialisme
-
Kiamat, Langit Siang Mendadak Gelap! Kesaksian Warga Saat Badai Pasir Raksasa Menerjang
-
Analis: Presiden Prabowo Kini Terhimpit di Antara PDIP dan Jokowi
-
Polda Metro Hormati Putusan Praperadilan Andrie Yunus, Tegaskan Tak Hentikan Penyidikan Diam-diam
-
PDIP Sebut Persahabatan Prabowo dan Megawati Kokoh, Bukan Sekadar Pertemanan 'Nasi Goreng'
-
Serangan Siber Pentagon, Propaganda Pro-Iran Susup VIP Militer AS Lewat Instagram
-
Mendiktisaintek Klarifikasi Isu Penutupan Jurusan Kuliah yang Tak Sesuai Kebutuhan Industri
-
Lebanon Bongkar Kebohongan Israel di PBB: Klaim Bela Diri, tapi Serang RS hingga Situs Warisan Dunia
-
RUU Polri Dikhawatirkan Bikin Karier Mandek dan Regenerasi Tersumbat
-
Ditjen Imigrasi Dorong Penguatan Wewenang melalui Revisi UU TPPO