Suara.com - Keuskupan Agung Jakarta memperpanjang masa darurat Covid-19 hingga waktu yang belum ditentukan, semua kegiatan gereja yang melibatkan banyak orang masih ditiadakan dan dialihkan menggunakan teknologi virtual.
Vikaris Jenderal Keuskupan Agung Jakarta Romo Samuel Pangestu mengatakan, kegiatan seperti Misa Mingguan, Misa Harian, Misa Novena dan lain-lain tetap dilakukan secara virtual melalui live streaming atau siaran televisi.
Termasuk juga kegiatan kerohanian dan pastoral bersama seperti misa lingkungan, misa ujud, dan rapat/pertemuan juga ditiadakan.
"Memperpanjang masa darurat COVID-19 dari tanggal 1 Juni 2020 sampai dengan ada keputusan baru dari kami, dengan tetap memperhatikan ketentuan baru dari Pemerintah Pusat dan Daerah, maka seluruh kegiatan kegerejaan yang mengumpulkan banyak orang seperti berikut ditiadakan," kata Romo Samuel dalam keterangannya, Kamis (28/7/2020).
Dia berpesan bagi petugas yang menggelar live streaming dar gereja untuk misa harus tetap mengikuti protokol kesehatan yang berlaku.
"Para Pastor tetap wajib merayakan Ekaristi dan ibadat harian di komunitas masing-masing tanpa kehadiran umat," ucapnya.
Kemudian, pelayanan pengurapan orang sakit tetap harus berdasarkan kondisi kesehatan pasien yang ditentukan oleh Rumah Sakit dan Dinas Kesehatan.
Pelayanan pemberkatan jenazah juga dapat dilakukan secara sederhana atau tidak dapat dilakukan berdasarkan kondisi jenazah sesuai ketentuan dari Rumah Sakit, Dinas Kesehatan dan Rumah Duka.
Baca Juga: Kontak Saat Persiapan Ibadah Online, Jemaat Gereja di Batam Positif Corona
Berita Terkait
-
Komnas HAM: 70,8 Persen Warga Ingin Ada Sanksi yang Tak Ibadah di Rumah
-
Survei Komnas HAM Sebut 94,5 Persen Warga Memilih Ibadah di Rumah
-
Ramadan Keluarga Pak Modjo (Part 2): Janji Vita pada Bapak
-
Ibadah di Rumah Aja, umma Sediakan Fitur Khusus Jelang Ramadan
-
Keuskupan Jakarta Pastikan Ibadah Paskah Digelar Online Lewat Streaming
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
-
Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku
-
KAI Prediksi Puncak Arus Mudik 15 Maret 2026, Lebih dari 51 Ribu Penumpang Berangkat dari Jakarta
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan
-
Pakar UGM Kritik Serangan AS ke Iran: Ada Standar Ganda Soal Nuklir Israel
-
Solidaritas Tanpa Batas: Warga Iran Tetap Bela Palestina di Tengah Gempuran Rudal AS-Israel