Suara.com - Meski sudah mengantongi surat izin keluar masuk (SIKM), masyarakat tidak bisa begitu saja pergi atau datang ke Jakarta. Pasalnya, pemilik SIKM juga harus dipastikan terbebas dari virus Corona (Covid-19).
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPMPTSP) DKI Jakarta Benni Aguscandra mengatakan salah satu syarat untuk mendapatkan SIKM adalah membuat surat pernyataan sehat bermaterai. Surat ini dibuat sendiri dan menuntut kejujuran dari pembuat.
Selain itu, ada juga surat ketersediaan dikarantina jika ada pemeriksaan kesehatan di perbatasan. Tujuannya untuk memastikan pernyataan sehat itu benar atau tidak.
"Untuk SIKM cukup surat pernyataan sehat dan kesediaan untuk dikarantina bila ada pemeriksaan acak," kata Benni saat siaran langsung Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kamis (28/5/2020).
Pemeriksaan acak ini akan dilakukan di pos penjagaan di jalur perbatasan. Jika didapati ada orang yang mencurigakan dari SIKM dan saat di lokasi, maka akan diperiksa.
"Pengecekan random berdasarkan data yang kami punyai, kalau ada yang dicurigai kami akan melakukan random check," kata dia.
Jika hasil pemeriksaan ini ternyata terbukti yang bersangkutan positif Corona, maka petugas akan mengarahkan untuk karantina. Orang ini tak diperbolehkan beraktifitas di Ibu Kota.
Karena itu, ia meminta agar masyarakat jujur dalam mengisi formulir pembuatan SIKM. Dengan demikian, mereka yang sakit tajbperlu repot-repot bepergian ke Jakarta.
"Ada form pernyataan-pernyataan terkait kesehatan. Kami percaya semua orang jujur," ucapnya.
Baca Juga: Sudah 500 Lebih Mayat Pasien Corona Dikubur di Blok Muslim TPU Tegal Alur
Berita Terkait
-
Jokowi Minta Wishnutama Siapkan Program Pariwisata di Tengah Pandemi
-
Di Batam, Jemaat Gereja Tertular Corona saat Persiapan Ibadah Online
-
Pandemi Virus Corona, Filipina Perkenalkan Metode Belajar Blended Learning
-
Ahli Epidemiologi: New Normal di Indonesia Prematur, Akan Banyak yang Gugur
-
Tak Punya SIKM, 2.898 Kendaraan Ditolak Masuk ke Jakarta
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!
-
Polisi Tahan Ayah dan Anak Penganiaya Tetangga di Cengkareng, Terancam 7 Tahun Penjara
-
Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari
-
Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India
-
Pasca-kecelakaan Beruntun, DPRD DKI Minta Transjakarta Evaluasi Penempatan Depot dan Jam Kerja Sopir
-
Sulap Kawasan Padat Jadi Destinasi Kuliner, Pemprov DKI Dukung Gentengisasi Menteng Tenggulun
-
Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis di Bekasi
-
Jelang Mudik Lebaran, Kapolri Minta Jajaran Maksimalkan Pengamanan Nasional
-
Polisi Turun Tangan Dalami Kasus Relawan Diteror Bangkai Anjing Tanpa Kepala di Aceh Tamiang
-
Adian Napitupulu Murka Ketua BEM UGM Diteror: Ini Kemunduran Demokrasi!