Suara.com - Kisah seekor anjing yang setia menunggu pemiliknya ternyata tak hanya ada di film Hachiko. Kisah ini benar-benar terjadi di Wuhan, China pada bulan Februari 2020 ketika angka kasus virus corona di sana sedang tinggi.
Anjing itu bernama Xiao Bao, usianya tujuh tahun. Ia tiba di Rumah Sakit (RS) Taikang Wuhan bersama pemiliknya pada pertengahan bulan Februari 2020.
Setelah lima hari dirawat, sang pemilik yang merupakan seorang lansia meninggal dunia akibat COVID-19. Namun, Xiao Bao tak tahu jika pemiliknya telah pergi untuk selamanya.
Ia tetap menunggu di RS dan menolak untuk pergi. Seorang penjaga kantin di RS bernama Wu Cuifen kemudian memberikan kesaksian.
Menurut Wu, Xiao Bao adalah anjing yang setia. Xiao Bao adalah nama pemberiannya yang berarti harta yang sangat berharga.
"Saya pertama kali tahu tentang anjing itu pada pertengahan April ketika saya kembali bekerja di RS. Saya memanggilnya Xiao Bao. Itu nama pemberian saya," katanya seperti dikutip dari Daily Mail.
Selama kurun waktu tiga bulan itu, Xiao Bao hidup dari belas kasih para pegawai RS. Mereka secara bergantian memberi makan anjing lucu itu.
Meski demikian, kehidupan Xiao Bao tak semulus yang dibayangkan. Ia beberapa kali sempat dipindahkan ke area di luar RS karena sejumlah pasien dan pengunjung RS merasa terganggu dengan kehadirannya.
Namun, anjing itu selalu menemukan jalan untuk kembali ke lobi dan menunggu sang pemilik tiba hingga berbulan-bulan lamanya.
Baca Juga: Kece, Tempat Kosmetik Ini Punya Tampilan Mirip iPhone
Ketika RS Taikang Wuhan mulai beroperasi kembali pada bulan April, banyak pasien dan pengunjung mulai memenuhi RS. Keberadaan Xiao Bao kembali mendatangkan komplain.
Akhirnya, pihak RS memanggil Wuhan Small Animal Protection Association, sebuah komunitas pecinta hewan di Wuhan. Xiao Bao dikirim ke salah satu shelter di sana, menunggu untuk diadopsi oleh pemilik baru.
Berita Terkait
-
Dituduh Jadi Pencipta Virus Corona, Ini Pengakuan Virolog Shi Zgengli
-
Waspada Gelombang Kedua, China Sudah Tes 6,5 Juta Penduduk Wuhan
-
Kisah Penulis Wuhan Dicap "Pengkhianat" Karena Melahirkan Kemarahan China
-
Lab Wuhan Mengaku Simpan 3 Virus Corona, Bukan yang Picu Wabah Covid-19
-
Demi Pelajari Patogen, China Siap Bangun Laboratorium P3 di Setiap Provinsi
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
Terkini
-
Satu Warga Abu Dhabi Tewas, Uni Emirat Arab Ancam Balas Serangan Iran
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Kenapa Pakistan Deklarasikan Perang ke Afghanistan? Ini 5 Faktanya
-
BGN Tegaskan Info Pembukaan PPPK Tahap 3 Hoaks, Masyarakat Diminta Waspada Penipuan
-
KPK Soroti Mobil Dinas Rp 8,5 M Gubernur Kaltim, Ingatkan Risiko Korupsi Pengadaan
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Parade Harmoni Imlek Nusantara 2026 Digelar Sore Ini, Cek Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel