Suara.com - Pemerintah Indonesia akan segera menerapkan kebijakan new normal di tengah pandemi virus corona. Tahukah kamu apa itu new normal? Berikut Suara.com mengulas penjelasan lengkap mengenai new normal dan daerah yang sudah siap new normal.
Pandemi virus corona telah mengubah banyak kebiasaan masyarakat dunia, termasuk Indonesia. Kini, Indonesia mulai bersiap menjalani kehidupan normal yang baru.
Penjelasan new normal
Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmita memberikan penjelasan lengkap mengenai kebijakan baru itu.
New normal adalah bentuk adaptasi tetap beraktivitas dengan mengurangi kontak fisik dan menghindari kerumunan.
"Secara sosial kita pasti akan mengalami suatu bentuk New Normal atau kita harus beradaptasi dengan beraktivitas dan bekerja dan tentunya harus mengurangi kontak fisik dengan orang lain dan menghindari kerumunan, bekerja, dan bersekolah dari rumah," kata Wiku Adisasmita, saat Konferensi Pers, Talkshow 'Update Tim Pakar: Penanganan COVID-19 - Respon dan Transformasi', yang tayang di Youtube BNPB Indonesia, Selasa (12/5/2020).
Semua aktivitas masyarakat akan kembali diizinkan, mulai dari bekerja, sekolah hingga ke tempat wisata. Namun, semua aktivitas tersebut harus dijalani dengan mematuhi protokol kesehatan guna mencegah penularan virus corona.
Beberapa standar protokol kesehatan yang wajib dijalankan oleh masyarakat dalan era new normal antara lain menggunakan masker saat bepergian dan menjaga jarak minimal satu meter dari orang lain.
Wiku menjelaskan, new normal bertujuan untuk menata kehidupan dan perilaku baru ketika pandemi Covid-19 terjadi. Transformasi ini akan terus berlangsung hingga vaksin untuk Covid-19 ditemukan.
Baca Juga: Pemkab Banyumas Bakal Buka Tempat Ibadah Secara Bertahap Mulai 7 Juni
Daerah yang siap new normal
Untuk menjalankan tatanan kehidupan new normal, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh suatu wilayah yang akan menerapkan new normal. Syarat tersebut antara lain meliputi perkembangan kasus Covid-19, pengawasan terhadap virus atau kesehatan masyarakat, kapasitas pelayanan kesehatan, tanggapan publik dan persiapan dunia usaha.
Pada syarat perkembangan Covid-19, angka reproduksi wabah efektif harus berada di bawah angka 1.
Merujuk pada data Kementerian Pembangunan Nasional/Badan Prencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas), ada beberapa provinsi yang sudah siap menjalankan new normal.
"Di Jawa Tengah, Bali, DKI Jakarta, Yogyakarta trennya sudah menurun dan relatif menurun di bawah 1 di dalam tracing tiga bulan terakhir," kata Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers usai rapat terbatas virtual, Rabu (27/5/2020).
Selain itu, wilayah lain yang sudah memenuhi syarat new normal antara lain Aceh, Sumatera Barat, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Riau, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara dan Kalimantan Barat.
Berdasarkan data tersebut, wilayah-wilayah yang disebutkan diatas telah memenuhi syarat mengalami penurunan tren dan angka reproduksi wabah efektif berada di bawah angka 1.
Tag
Berita Terkait
-
Adaptasi New Normal, Tempat Hiburan Malam di Kota Bekasi Tetap Ditutup
-
Pelaku Wisata Minta SOP New Normal Jika Objek Wisata di Bantul Dibuka
-
Soroti Skema New Normal, AHY: Jangan Sampai Berharap Untung, Malah Buntung
-
Ahli Epidemiologi: New Normal di Indonesia Prematur, Akan Banyak yang Gugur
-
Penerapan New Normal Indonesia, Ahli: Ada Desakan Kapital
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar