Suara.com - Tak punya ongkos kembali ke perantauan di Palembang, Sumatera Selatan, dua pedagang siomay warga Desa Talang Wasulan, Kecamatan Way Sulan, Lampung Selatan, Lampung, nekat menghabisi nyawan rekannya: Ahmad Defn (16).
Selain untuk menguasai harta korban demi pulang ke perantauan, kedua pelaku juga melakukan aksi keji itu karena kesal disapa memakai nama orangtuanya. Kedua pelaku adalah kakak beradik.
Setelah membunuh korban, kedua pelaku membawa kabur motor dan ponsel. Sementara mayat korban ditinggalkan di perkebunan singkong Desa Sindang Sari, Tanjung Bintang, sepekan sebelum lebaran.
Seperti diberitakan Sinarlampung.co, Kasus itu terungkap berawal dari warga Desa Sindang Sari, yang digegerkan oleh penemuan mayat membusuk di Kebun Singkong, yang ternyata Ahmad Defan.
Tubuhnya tergeletak dengan posisi terlentang mengenakan celana pendek dan kaus warna biru.
Kondisi wajah yang sudah membusuk sulit dikenali, ditemukan pencari rumput, Selasa 19 Mei 2020, sekitar pukul 14.00.
Ahmad Defan diduga sudah tewas sejak beberapa hari. Korban diketahui pamit kepada orang tuanya, Minggu, 17 Mei 2020, sekitar pukul 10.00 WIB.
Defan pergi menggunakan batik berwarna biru dan menunggang sepeda motor Honda Beat. Ia bersama rekannya menuju Dusun Umbulgeger, Desa Sumberagung, dan sejak itu menghilang.
Kegelisahan orang tua mencari keberadaan pelajar SMA itu terjawab sehari setelah penemuan mayatnya membusuk di kebun singkong, dengan ciri-ciri yang dimiliki anaknya, kedua orang tuanya langsung menuju rumah sakit Abdoel Moeloek di Bandar Lampung.
Baca Juga: Kejam, Ayah Bunuh Anak Perempuan saat Tidur karena Kawin Lari
Tim Polres Lampung Selatan kemudian melakukan penyelidikan, dan menangkap dua teman dekat korban, RM (19) dan AF (17), di wilayah OKU Lampung Selatan, 36 jam kemudian.
Ungkap kasus itu di gelara koneferensi pers di Polsek Tanjung Bintang, Kamis 28 Mei 2020.
Kapolres Lampung Selatan AKBP Edi Purnomo mengatakan, kedua pelaku sebelumnya telah berjanjian untuk jalan-jalan sore.
Terlebih, saat kejadian berlangsung pada bulan Ramadhan. “Kedua tersangka dijemput korban menggunakan sepeda motor. Mereka berbonceng tiga untuk jalan-jalan,” kata Edi Purnomo.
Lalu, saat dalam perjalann pulang, kata Kapolres, mereka bertiga berhenti dipinggir jalan tepatnya disekitaran perkebunan singkong Desa Sindang Sari.
Pada lokasi itu, kedua pelaku melakukan eksekusi pembunuhan terhadap korban dilakukan.
Berita Terkait
-
Junaidi Tewas di Tangan Bos Sawit, Leher Tembus Peluru Pistol Rakitan
-
Cemburu karena Suka Ajak Istri Senang-senang, Zul Dibakar Selingkuhannya
-
Gegara Pohon Petai Kena Tahi Sapi, Askur Tebas Leher Tetangga hingga Tewas
-
Kronologi Ibu Disembelih Anak Sendiri di Lampung saat Idul Fitri
-
Karma Suami Doyan Selingkuh, Zulkarnaini Diracun Lalu Dibakar Selingkuhan
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Waspada Malaria Monyet Mengintai: Gejalanya Menipu, Bisa Memperburuk Kondisi dalam 24 Jam!
-
Mahfud MD Bongkar Fenomena 'Peradilan Sesat': Hakim Bisa Diteror hingga Dijanjikan Promosi Jabatan
-
Soal Pemindahan Ibu Kota ke IKN, Politikus PKB Tegaskan Putusan MK Jadi Rujukan Final
-
Ajarkan Seni Debat, Gibran Bagikan Tips Khusus ke Siswi SMAN 1 Pontianak yang Dicurangi Juri LCC
-
Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?
-
Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya
-
Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia
-
Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir
-
Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP
-
Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat