Suara.com - Polisi meringkus seorang ibu rumah tangga berinisial A lantaran dianggap berkaitan dengan kasus penemuan mayat Zulkarnaini (54) alias Zul, di kawasan objek wisata Aroma Pecco Kayu Aro, Minggu (24/5/2020).
Dari hasil penyelidikan, A disebut telah membunuh korban. Polisi meringkus A pada Senin (25/5/2020) sore di rumahnya, Desa Sungai Jernih, Kecamatan Gunung Tujuh, Kabupaten Kerinci.
"Hari ini anggota kita berhasil mengamankan seorang perempuan yang diduga merupakan pelaku pembunuhan," kata Kapolres Kerinci AKBP Heru Ekwanto seperti dilaporkan Metrojambi.com.
Berdasarkan keterangan tersangka, motif pembunuhan ini lantaran sakit hati dengan korban. Zulkarnaini dibakar setelah diracun.
Terkuaknya kasus ini, A memiliki hubungan gelap dengan korban yang telah memiliki istri.
"Pelaku merasa kesal dengan korban, karena korban hidup bersenang-senang dengan istrinya. Sedangkan pelaku (sebagai selingkuhan) sering dimarah-dimarahi," bebernya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Kerinci Iptu Edi Mardi mengatakan, penangkapan dilakukan setelah anggota berhasil menemukan handphone milik korban.
"Setelah kita lidik untuk cek, panggilan terakhir adalah pelaku dan dia mengakui perbuatannya," ujar Edi.
Baca Juga: Menuju New Normal, Jokowi Minta TNI/Polri Pertebal Pasukan di 4 Provinsi
Berita Terkait
-
Gegara Pohon Petai Kena Tahi Sapi, Askur Tebas Leher Tetangga hingga Tewas
-
Kronologi Ibu Disembelih Anak Sendiri di Lampung saat Idul Fitri
-
Karma Suami Doyan Selingkuh, Zulkarnaini Diracun Lalu Dibakar Selingkuhan
-
Darah Bercucuran, Ibu Disembelih Anak Sendiri saat Idul Fitri
-
Murka karena Sering Diolok-olok, Tetangga Dibunuh saat Malam Takbiran
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
'Tetangga Punya SHM, Kami Kok Tidak?' Warga Pangkalan Jati Tagih Keadilan Lahan ke Komisi XI DPR
-
Benjamin Netanyahu Minta Lepaskan Aktivis Global Sumud Flotilla
-
Dari Tragedi 98 hingga Isu Papua, Mahasiswa UI Suarakan Kekecewaan Lewat Aksi #Reformati
-
Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Diduga Terima SGD 213.600 di Kasus Suap Blueray Cargo!
-
Benjamin Natanyahu: Perlakuan Menteri Israel ke Aktivis Global Sumud Flotilla Tak Sesuai Norma
-
Video Aktivis Global Sumud Flotilla Dirilis Menteri Israel, Disuruh Sujud Sambil Tangan Diikat
-
Kata-kata Benjamin Netanyahu Aktivis Global Sumud Flotilla Diperlakukan Tak Manusiawi
-
Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray
-
Menlu Sugiono Pastikan Pemerintah Terus Upayakan Pemulangan 9 WNI dari Israel
-
Menteri PPPA Respons Dugaan Kadis P3A Sarankan Korban Kekerasan Seksual Nikahi Pelaku