Suara.com - Pandemi virus Corona Covid-19 tak hanya menjangkiti aspek kesehatan masyarakat yang mengakibatkan korban jiwa tetapi sudah sampai mengganggu aspek ketahanan nasional. Kebijakan pemerintah sebagai komando diminta tegas dan konsisten.
Beberapa elemen masyarakat dari berbagai sektor sebenarnya sudah menjalankan konsep pembangunan pentahelix, di mana unsur pemerintah, masyarakat atau komunitas, akademisi, pengusaha, dan media bersatu.
Dari sektor perekonomian, para pengusaha sudah bergerak membantu pemerintah dalam menggalang donasi dari pengusaha agar penanganan wabah dan roda ekonomi terus berputar, komando pemerintah yang tegas akan mempermudah penanganan wabah ini.
"Komando harus jelas, kita sudah menjadi pentahelix, KADIN ini intens terus kami kumpul melalui zoom selalu berkomunikasi sudah berapa pengangguran di Indonesia, ini harus kita beri motivasi dan stimulus pemerintah harus sampai ke tangan mereka," kata Wakil Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (KADIN) Nita Yudi dalam diskusi dari Kantor BNPB, Jakarta, Jumat (29/5/2020).
Dari institusi pendidikan, Sekretaris Universitas Indonesia Agustin Kusumayati menyebut pihaknya sudah melakukan banyak pengabdian masyarakat mulai membuka rumah sakit dan laboratorium mereka untuk melayani pasien Covid-19, hingga membuat ventilator portabel karya mahasiswa yang rencananya akan diproduksi massal bekerja sama dengan pihak swasta.
"Ibarat perang, maka komando harus jelas, dengan demikian apabila komando keputusan perintah jelas dan konsisten maka seluruh unsur akan menjadi sinergis, kami harap lebih kuat lagi kepemimpinan," tegas Agustin.
Kemudian dari media, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Atal S Depari mengaku awak pers sudah mulai mengurangi pemberitaan negatif dan memperbanyak kabar baik tentang covid-19.
"Tanpa mengabaikan koreksi maupun kritik terhadap penyelenggaraan yang kurang baik," kata Atal.
Untuk diketahui, kurva kasus virus corona di Indonesia belum juga melandai hingga Kamis (28/5/2020) kemarin, tercatat sudah ada 24.538 kasus positif, 16.802 orang di antaranya dirawat di rumah sakit, kasus sembuh 6.240 orang, dan kasus meninggal 1.496 jiwa.
Baca Juga: Andre Roside Sebut Muannas Politikus PSI Cuma Bikin Repot Menteri Teten
Berita Terkait
-
Penerapan New Normal di Area Stasiun, Penumpang KRL Kini Diawasi Tentara
-
Kasua Baru Virus Corona Tinggi, Korea Selatan Tutup Lagi Taman dan Bar
-
Bersiap New Normal, Siswa di Bekasi Diminta Belajar Satu Meja Sendiri
-
New Normal, 75 Persen Kantor Cabang Bank Mandiri Akan Kembali Beroperasi
-
Demi Nafkah, Buruh Meksiko Berjejal di Terowongan Menuju AS, Abaikan Corona
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
PSI Incar Jawa Tengah Jadi Kandang Gajah, Hasto PDIP Kasih Respons Santai, Begini Katanya
-
Rakernas I 2026: PDIP Bakal Umumkan Sikap Resmi Terkait Wacana Pilkada di Akhir Acara
-
Megawati di HUT ke-53 PDIP: Politik Adalah Alat Pengabdian, Bukan Sekadar Kejar Jabatan
-
Megawati Dorong Politik Berbasis Kearifan Lokal: Peradaban Diukur dari Cara Menghormati Bumi
-
Instruksi Tegas Megawati di HUT ke-53 PDIP: Kader Wajib Jaga Alam, Hingga Lawan Keserakahan
-
Kritik Keras Regulasi Karpet Merah Konsesi, Megawati: Itu Pemicu Bencana Ekologis di Sumatra
-
Megawati di HUT ke-53 PDIP: Krisis Iklim Adalah Ancaman Nyata, Generasi Muda Paling Dirugikan
-
Megawati Kecam Intervensi AS di Venezuela: Ini Imperialisme Modern!
-
Rocky Gerung Ngaku Girang Hadir di HUT ke-53 PDIP, Puji Pidato Megawati: Jernih, Tulus, dan Berani
-
BGN Ancam Suspend Dapur MBG Tanpa Sertifikat Higiene, Target Nol Keracunan 2026