Suara.com - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan kembali mengoperasikan kantor cabang saat pemberlakukan New Normal. Pengoperasioan kembali kantor cabang itu akan dilakukan secara bertahap.
Corporate Secretary Bank Mandiri, Rully Setiawan mengatakan, saat ini baru 60 persen kantor cabang yang beroperasi di tengah pandemi.
"Cabang akan buka operasional secara bertahap. 1.539 cabang sudah buka per 26 Mei kemarin. Angkanya sudah meningkat dari sebelum lebaran. Itu 60 persen cabang. Ini kami lakukan di fase pertama. Di bulan Juni, akan meningkat lagi 75 persen cabang sudah operasional," ujar Rully dalam video conference di Jakarta, Jumat (29/5/2020).
Rully melanjutkan, dalam setiap kantor cabang akan menerapkan protokol bekerja saat new normal yang diantarnya wajib memakai masker dan menyediakan wastafel serta sabun untuk mencuci tangan.
"Kemudian jam kerja kantor dan cabang kita sesuaikan Jam 09.00 - 15.00. Sebelumnya dari 08.00 - 15.00 . Nanti kita review apakah antrian customernya sudah mulai banyak, kebutuhan customernya juga mulai banyak, nanti kita sesuaikan lagi jam kerjanya," jelas Rully.
Selain itu, tambah Rully, Bank Mandiri juga akan mengatur pegawai yang akan masuk kerja sesuai dengan umur.
Sehingga, pegawai yang berumur di atas 45 tahun akan dicek dahulu kondisi kesehatannya, jika memungkinkan diperbolehkan bekerja, tapi jika memiliki penyakit yang riskan akan dianjurkan bekerja di rumah.
"Kemudian tata letak ruang kerja, ini kita sedang atur, dan sedang kita sosialisasikan. Jadi kami siap mendukung new normal dan pemulihan ekonomi di indonesia," pungkas Rully.
Baca Juga: Inggris Bersiap New Normal, Seperti ini Aturan Bertamu dan Berkumpul!
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran
-
Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah
-
Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%
-
Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran
-
Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen
-
Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!
-
BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi
-
Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global
-
Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!
-
Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru