Suara.com - Sebuah cuplikan percakapan guru menugaskan muridnya mendadak viral di media sosial. Betapa tidak, tugasnya: chat dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Cuplikan percakapan tersebut sejatinya beredar di media sosial, salah satunya yang diunggah oleh pengguna akun jejaring sosial Twitter @rlthingy, Senin (1/6/2020).
Akun tersebut mengunggah hasil bidik layar fitur Instastory di jejaring sosial Instagram yang memperlihatkan cuplikan percakapan guru menugaskan muridnya.
Namun, tugas yang diberikan terbilang cukup unik. Betapa tidak, si guru menugaskan muridnya chat dengan Donald Trump, bos Microsoft Bill Gates dan bos Facebook Mark Zuckerberg melalui jejaring sosial pencari kerja Linkedin.
"Tugas berikutnya, anak-anak harus chatting dengan presiden Donald Trump, bos Microsoft Bill Gates dan bos FB Frank Zukenberg (maksudnya Mark Zuckerberg--RED) di linkedin," demikian bunyi pesan pertama.
Di pesan ke-dua, tampak sang guru meminta seseorang bernama Alexa agar menyuruh anak kelas 8A membuat akun Linkedin dan mengirimkan bukti chat dengan ketiga tokoh dunia tersebut.
"Alexa, tolong anak 8A suruh membuat akun di Linkedin dan bukti chatting dengan Presiden Amerika atau Bill Gates atau Zukenberg (maksudnya Zuckerberg--RED). Discreenshot. Trims," tulis pesan tersebut.
Lalu di pesan ke-tiga, si guru berpesan agar murid-murid meminta sarah kepada ketiga tokoh itu tips menjadi orang yang sukses dan menggunakan bahasa Inggris yang sopan.
"Nanti kalau sudah berhasil kamu follow. Terus, minta saran kepada mereka bagaimana agar menjadi orang sukses. Biasanya beliau akan membalas jika ada waktu. Gunakan bahasa Inggris yang sopan. Kalau ada kesulitan, tanyakan kepada saya," demikian bunyi pesan ke-tiga.
Baca Juga: Gegara 'Kepala Charger', Drama Menegangkan Salah Kirim Pesan ke Dosen
Tugas-tugas tersebut dikomentari oleh pengguna fitur Instastory. Menurut dia, tugas sekolah tersebut tidak masuk akal. Terlebih, ketiga tokoh tersebut bukan orang biasa.
"Ini tugas dari sekolah nggak masuk akal sumpah, ngechat Jokowi aja kagak dijawab, apalagi mereka-mereka (Trump, Gates dan Zuckerberg) ini ya Allah. Nggak lagi deh gua. Udah si Trump sibuk demo mana sempat balas chat lagi," tulis si pengunggah Instastory.
Kendati belum diketahui kebenaran dari chat tersebut, yang terang tugas-tugas tersebut menuai banyak komentar dari warganet. Mereka umumnya terhibur, ada pula yang berupaya meluruskan maksud dari tugas-tugas itu.
"Hahaha mungkin maksudnya chat doang, nggak perlu dibales," tulis pengguna akun @magisspell.
"Sumpah ini hiburan ter ter-funny selama gue di Twitter," kicau pengguna akun @aleshaulia.
"'biasanya beliau akan membalas jika ada waktu', sering nih si ibu chattingan sama mereka makanya tahu," cuit pengguna akun @takoyaqueenn.
Berita Terkait
-
Kenang Letusan Gunung Merapi, Netizen ini Malah Teringat Mantan
-
Gedung Putih Dikepung Demonstran, Donald Trump Ngacir ke Bunker
-
Geger Kematian George Floyd, Ini Kerusuhan Rasial di AS dari Masa ke Masa
-
Rusuh Protes George Floyd, Trump Masukkan Antifa ke Daftar Teroris
-
Para Dokter Sebut Penarikan Diri AS dari WHO Bisa Ancam Kesehatan Global
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
Polisi Sebut Habib Bahar Ikut Lakukan Pemukulan di Kasus Penganiayaan Banser
-
Riza Chalid Diburu Interpol, Kerry Andrianto: Ayah Tak Tahu Apa-apa
-
Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Waspada Tren 'Whip Pink, Kepala BNN Singgung Risiko Kematian: Secara Regulasi Belum Masuk Narkotika
-
Anggaran Mitigasi Terbatas, BNPB Blak-blakan di DPR Andalkan Pinjaman Luar Negeri Rp949 Miliar
-
Berduka dari Abu Dhabi, Megawati Kenang Kesederhanaan Keluarga Jenderal Hoegeng dan Eyang Meri
-
KPK Panggil Eks Dirut Pertamina Elisa Massa Manik Terkait Kasus Jual Beli Gas PGN
-
Kolegium Dokter Harus Independen! MGBKI Kritik Kemenkes 'Kaburkan' Putusan Penting Ini