Suara.com - Kebijakan pembatasan fisik selama masa pandemi membuat masyarakat harus saling menjaga jarak saat bertemu orang lain. Tak terkecuali para driver ojek online (ojol) saat mengantre pesanan makanan milik pelanggan mereka.
Sebuah foto yang beredar menunjukkan beberapa driver ojol yang mengantre menunggu pesanan pelanggan di halaman sebuah mal.
Menariknya, foto yang diunggah oleh akun Instagram @gojek24jam ini memperlihatkan kerapian yang ditunjukkan oleh para driver ojol dengan tetap menjaga jarak.
Para tukang ojek online juga tak harus berdiri ketika menunggu pesanan. Mereka disediakan kursi yang ditata sesuai jarak.
Garis kuning menjadi batas jarak yang ditentukan oleh penyedia tempat agar pengantre tetap mematuhi aturan physical distancing.
Tak hanya itu, antrean juga ditempatkan di bawah sebuah kanopi besar untuk melindungi para pengantre dari panas dan hujan.
Antrean yang diduga terjadi di Summarecon Mal Serpong ini membuat sejumlah warganet memuji sekaligus mengomentari cara duduk para driver ojol ini.
"Kaya lagi UN," tulis keterangan akun Instagram @gojek24jam dikutip Suara.com, Senin (1/5/2020).
"Handphone-nya tolong disimpan, hanya membawa alat tulis dan kartu ujian. Selama ujian harap tenang, waktu ujian 90 menit dimulai dari sekarang," seorang warganet menambahkan.
Baca Juga: Perempuan Tewas Membusuk di Kost Bandung Sudah 5 Hari Meninggal
Penampakan para driver ojol yang serempak menghadap ke depan ini membuat sejumlah warganet turut mengomentari posisi duduk mereka.
"Ngobrol geh, ngobrol. Diem-diem bae kaya lagi musuhan," tulis warganet.
"Kaya di metromini," tambah warganet lain.
Sementara itu, beberapa warganet juga mengapresiasi penyediaan tempat duduk bagi para driver ojek online ini.
"Nah gini kan enak ada solusinya," tulis warganet.
"Bagus nih, ojolnya disediain tempat duduk," warganet lain menambahkan.
Berita Terkait
-
Viral Motor Ojol Hilang Saat Antar Pesanan, Nikita Mirzani Lakukan Hal Ini
-
Ojol Boleh Angkut PNS di Era New Normal, Syaratnya Pakai Helm Sendiri
-
Keluarga Panitia Diskusi CLS FH UGM Dapat Ancaman Pembunuhan
-
Ojek Online dan Pangkalan Tetap Dilarang Bawa Penumpang saat New Normal
-
Viral Sopir Ojol Pasang Sekat Plastik Malah Diprotes, Publik: New Normal
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis