Suara.com - Peristiwa perusakan kantor desa kembali terjadi. Kali ini perusakan tersebut terjadi pada Kantor (Desa) Wali Nagari Sontang Cubadak Kecamatan Padang Gelugur, Kabupaten Pasaman, Provinsi Sumatera Barat.
Perusakan kantor Wali Nagari tersebut terjadi sejak pukul 10.00 WIB, Rabu (3/5/2020).
Dari informasi yang dihimpun Covesia.com-jaringan Suara.com, aksi tersebut bermula dari persoalan bantuan langsung tunai (BLT) yang tidak tepat sasaran, lantaran warga kurang mampu tak mendapatkan bantuan tersebut.
Padahal sebelum ada penyaluran BLT, mereka sudah didata dan telah mengumpulkan kartu keluarga (KK) kepada petugas kantor Wali Nagari Sontang Cubadak.
Warga yang marah semakin panas, karena tak kunjung ada kejelasan akan hak masyarakat dari pemerintah desa tersebut.
Hingga akhirnya, sejumlah fasilitas kantor dari kaca jendela pecah dan sejumlah meja kantor rusak diobrak-abrik masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Covesia.com masih berusaha mengonfirmasi Wali Nagari Sontang Cubadak Hendra dan juga Camat Padang Gelugur Darmawi.
Berita Terkait
-
Sunat Dana BST Puluhan Warga, Istri Kades di Dairi Jadi Tersangka
-
Miris! Pengendara Mobil hingga Haji Dapat BLT, Janda dan Tani Miskin Merana
-
Selama Pandemi Corona, Ada 38 Desa Belum tersentuh Bansos BLT Dana Desa
-
Bagikan Dana BLT, Kades di NTT: Uangnya untuk Beli Beras, bukan Miras
-
Resah BLT Tak Kunjung Cair, Emak-emak di Bungo Nekat Segel Kantor Desa
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
Terkini
-
Drama London: Paspampres Klarifikasi Soal Halangi Jurnalis Saat Kawal Presiden Prabowo
-
Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Curhat Pimpinan KPK ke DPR: Alat Kurang Canggih Jadi Hambatan Utama OTT
-
Animo Tinggi, PDIP Minta Kemensos 'Gaspol' Bangun Sekolah Rakyat
-
PSI: Polri Harus Tetap di Bawah Presiden, Bukan Jadi Kementerian
-
KND Kawal Hak Atlet Disabilitas, Kontingen Indonesia Raih 135 Emas di ASEAN Para Games 2025
-
Ketua DPRD DKI Kawal Janji Pramono Lepas Saham Perusahaan Bir, Kaji Opsi Tukar Guling
-
Jadi Ipar Presiden RI, Soedradjad Djiwandono Ngaku Kudu Hati-hati Komentari Masalah Dalam Negeri
-
Kali Ciliwung Meluap, 11 RT di Jakarta Terendam Banjir
-
'Awal Tahun yang Sempurna', Daftar 4 Kritik Adian Napitupulu Terhadap Pemerintahan Prabowo