Suara.com - Seorang pria berusia 47 tahun dihukum 3 tahun penjara karena membakar tiang pemancar 5G milik Vodafone.
Menyadur BBC pada Selasa (09/06/2020), pria bernama Michael Whitty ini meyakini radiasi pemancar 5G adalah penyebab Covid-19.
Berdasarkan hasil pemeriksaan riwayat ponsel, diketahui Michael Whitty tengah mendalami teori konspirasi terkait virus covid-19. Polisi juga menemukan bukti lain berupa pemantik api.
Tak cuma itu, polisi juga menemukan fakta Whitty menghabiskan banyak waktu untuk meneliti teknologi 5G dan bertukar informasi dalam sebuah diskusi online.
Jaksa Simone Christie mengatakan, ada tiga orang yang melarikan diri dari kasus ini tapi dua orang lainnya belum terlacak.
Dengan begitu, Whitty jadi orang pertama di Inggris yang dihukum karena membakar tiang pemancar 5G.
Kerugian yang ditimbulkan atas kerusakan ini mencapai ratusan juta karena tiang pemancar tak beroperasi selama 11 hari.
Sebelumnya, pada awal April lalu beredar teori konspirasi yang menyebut Covid-19 tidak disebabkan oleh virus melainkan dampak dari radiasi sinyal 5G.
Teori ini turut disebarkan oleh penyanyi asal Amerika, Keri Hilson. Dalam Twitternya yang diikuti oleh 4,2 juta followers, ia mengaitkan penyebaran virus corona dengan efek yang ditimbulkan dari radiasi tower pemancar jaringan 5G.
Baca Juga: Apa Kata Ahli Epidemiologi Indonesia Soal Teori Konspirasi Covid-19?
"Orang-orang telah mencoba memperingatkan kita tentang 5G selama bertahun-tahun. Petisi, organisasi, studi...apa yang kita alami adalah efek dari radiasi," tulis Hilson dalam Twitter pribadinya.
Sebuah lembaga pengecek fakta dari Inggris, FullFact menegaskan sinyal 5G tak ada kaitannya dengan virus corona dan teori konspirasi itu tak masuk akal.
Hal senada juga disampaikan Brendan Carr dari Federal Communications Commission. Ia mengatakan virus corona menyebar dari kontak langsung antar manusia, bukan dari gelombang radio seperti isi teori konspirasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Bantu Zarof Ricar Cuci Uang, Produser Film Sang Pengadil Agung Winarno Resmi Tersangka
-
Iran Ancam Tutup Jalur Ekspor Impor Laut Merah, Hal Mengerikan Ini Bisa Terjadi
-
Wajah Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus Masih Misteri, TNI: Lihat Saja Nanti di Sidang!
-
Panas! Kapal Perusak Angkatan Laut AS Cegat Tanker Berbendera Iran yang Mau Menghindari Blokade
-
Kapuspen TNI: Sidang Kasus Andrie Yunus Akan Terbuka, Kita Sampaikan Secara Profesional
-
Ribuan Desa Belum Berlistrik, Bisakah , PLTMH Jawab Krisis Listrik di Wilayah Terpencil?
-
Dugaan Pelecehan 5 Santri Syekh Ahmad Al Misry, DPR Desak Polri Gandeng Interpol Seret SAM ke RI
-
Soal Dugaan Bobby Nasution Tampar Sopir BUMD, Pengamat: Harusnya Kedepankan Cara Edukatif
-
Pesan Singkat Puan soal Kasus Andrie Yunus: Berikan Proses yang Adil Seadil-adilnya!
-
Iran Ancam Tutup Laut Merah, Apa Dampaknya bagi Dunia?