Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) menyebut penyebaran virus corona covid-19 yang paling rawan terjadi pada bulan Ramadan, atau menjelang hari raya Idul Fitri.
Riza mengatakan saat-saat tersebut banyak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang mencoba cari kesempatan padahal sudah dilarang untuk berjualan.
Karena itu, bulan ramadan yang bertepatan dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) fase tiga ini menjadi yang paling berat. Kebiasaan masyarakat untuk berbelanja dan berkegiatan di luar sulit dihilangkan meski PSBB sudah diberlakukan.
"PSBB yang ketiga itu PSBB paling rawan, sering saya sampaikan dibanyak kesempatan, karena memasuki bulan ramadan," ujar Ariza di gedung DPRD DKI, Rabu (10/6/2020).
Ariza juga menyebutkan para PKL ini juga tak bisa menahan diri untuk mengambil kesempatan dari kebiasaan masyarakat itu. Mereka memaksa berjualan beragam kebutuhan yang sudah menjadi tradisi ramadan.
"Anak-anak di penghujung ramadan ingin beli baju buat anak-anak, pasar mal kita tutup, tapi pedagang kaki lima mencari kesempatan sehingga harus keluar," jelasnya.
Karena itu, penerbitan Peraturan Gubernur nomor 41 tentang pemberian sanksi PSBB dan nomor 47 tentang pembatasan transportasi dianggap sebagai solusi. Menurutnya dengan aturan itu, petugas bisa menegakan aturan PSBB dengan lebih tegas.
"Untuk itu kami mengeluarkan Pergub 41 tentang sanksi administrasi denda, sosial dan sanksi pidana, dalam rangka pengawasan PSBB," pungkasnya.
Baca Juga: Hobi Radio Amatir Kembali Diminati Warga di Tengah Pandemi Covid-19
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
2 Tahun Penjara Menanti! Delpedro Cs Dituntut Jaksa Terkait Kerusuhan Demo Agustus 2025
-
Gubernur Kaltim Beli Mobil Dinas Mewah Rp 8,5 Miliar Di Tengah Efisiensi , Ini Respons Golkar!
-
Dissenting Opinion di Kasus Korupsi Minyak Pertamina: Hakim Mulyono Ragukan Unsur Kerugian Negara
-
KPK Pamerkan Barang Bukti Lima Koper Berisi Uang Rp5,19 Miliar Korupsi Bea Cukai
-
Pakistan Bombardir Kabul, Konflik dengan Afghanistan Memasuki Fase Perang Terbuka
-
Anggota DPR Minta Impor 105 Ribu Pickup India Dibatalkan: Ini Dirancang Diam-diam
-
Kronologi Penangkapan Koko Erwin, Diringkus Saat Hendak Menyeberang ke Malaysia
-
Golkar Tegaskan Anggaran MBG Disepakati Bulat di DPR: Tak Ada yang Menolak, Termasuk PDIP
-
Akhir Kisah Meresahkan Ibu-Ibu Viral Suka Tak Bayar Makan, Kini Diboyong ke RSKD Duren Sawit
-
Akun Telegram Catut InaEEWS BMKG Sebarkan Peringatan Gempa Palsu, Publik Diminta Waspada