Suara.com - Lurah Cempaka Putih Andri Ferdian membenarkan jika Pasar Rawasari alias Pasar Rawa Kerbau yang berlokasi di Cempaka Putih, Jakarta Pusat ditutup selama tiga hari. Hal tersebut lantaran ada temuan kasus positif virus corona atau Covid-19 di pasar tersebut.
Total ada 14 pedagang yang terkonfirmasi positif Covid-19. Hal itu diketahui seusai petugas medis dari Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih memeriksa para pedagang pada Kamis (5/6/2020), Jumat (6/6/2020) dan Senin (8/6/2020).
Andri menyebut, penutupan Pasar Rawasari selama tiga hari kedepan dilakukan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di pasar itu. Kata Andri, pasar tersebut ditutup sejak Kamis (11/6/2020) kemarin.
"Iya benar (ditutup). Demikian yang diharapkan dalam rangka memutuskan mata rantai penyebaran," kata Andri saat dihubungi Suara.com, Jumat (12/6/2020) siang.
Kekinian, pihak Kelurahan Cempaka Putih tengah berkoordinasi dengan beberapa pihak guna menata ulang penerapan protokol kesehatan di Pasar Rawasari. Selama proses penataan ulang tersebut, para pedagang praktis tidak berjualan di pasar tersebut.
"Saat ini kami bersama lintas sektor sedang menata ulang penerapan protokol kesehatan di pasar tersebut. Untuk waktu selama dibutuhkan dalam penata ulang protokol kesehatan, par pedagang tidak berjualan dulu," sambungnya.
Pantauan Suara.com pada Jumat (12/6/2020) pagi, seluruh kios yang berada di pasar tersebut tutup. Berdasarkan pengamatan mata dari bagian belakang pasar, terpampang sebuah banner pemberitahuan ihwal ditutupnya pasar.
"Dalam rangka pandemi Covid-19, Pasar Rawasari ditutup sementara selama tiga hari untuk dilakukan penataan ulang protokol kesehatan Covid-19. Atas perhatiannya, diucapkan terimakasih," demikian tulisan dalam banner yang dipasang oleh Kelurahan Cempaka Putih Timur.
Saat ini, akses masuk dari bagian depan pasar sudah ditutup. Terlihat juga beberapa petugas Satpol PP berjaga di depan pintu masuk Pasar Rawasari.
Baca Juga: Pasar Kembang Solo Bebas Corona, Pedagang Syukuran dan Potong Tumpeng
Suara.com juga berkesampatan berkeliling di dalam Pasar Rawasari. Melalui pintu belakang, kami akhirnya dapat menyaksikan kekosongan pasar saat ini.
Seluruh kios tampak ditutup oleh para pedagang. Misalnya saja kios penjualan daging, ikan segar, serta kebutuhan pokok lainnya.
Diketahui, Sebanyak 14 pedagang di Pasar Rawa Kerbau Cempaka Putih terkonfirmasi positif Covid-19 usai menjalani tes usap pada Kamis (5/6), Jumat (6/6) dan Senin (8/6). Pemeriksaan dilakukan oleh petugas medis dari Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih.
Jumlah kasus terkonfirmasi itu berasal dari dari total 522 pedagang di Pasar Rawa Kerbau. Tercatat 202 pedagang telah menjalani tes usap.
Para pedagang itu berdomisili di Cempaka Putih dan di luar Cempaka Putih yang terkonfirmasi positif COVID-19 rata-rata merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG) dan selanjutnya menjalani isolasi mandiri.
Tag
Berita Terkait
-
Eunkwang BTOB Positif Covid-19, Semua Jadwalnya Ditangguhkan
-
Huh Yunjin Positif Covid-19, LE SSERAFIM Tetap AKtif dengan 4 Member
-
Kim Jae Hyun Positif Covid-19, Agensi Singgung Jadwal N.Flying
-
Umumkan Positif Covid-19, Adinda Thomas Banjir Dukungan Rekan Artis
-
Kesehatan Menurun Usai Terjangkit Covid-19, Dohyon BAE173 Hiatus Sementara
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Massa Aksi di Balai Kota Depok Tuntut Kelanjutan Program MBG: Demi Sejahterakan Petani dan Nelayan
-
Arahan Prabowo ke Bahlil: Pastikan Pemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa Tak Terulang
-
Perlawanan Terakhir Nadiem Makarim Jelang Putusan, Ini yang Akan Diungkap
-
Detik-detik Iran Batalkan Perundingan Gegara Trump Bikin Ulah, JD Vance Kena Getahnya
-
KPAI Sesalkan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam: Itu Eksploitasi dan Manipulasi Anak!
-
Prabowo ke Jawa Timur, Hadir Peresmian Jalan dan Penutupan Munas NU
-
Legislator PDIP Kritik Ekspansi Bioskop: Jangan Sampai Jadi Risiko Baru bagi Industri Film
-
Jokowi Siap Hadir Tunjukan Ijazah di Persidangan Roy Suryo dan dr Tifa
-
Jokowi Tak Ambil Pusing Soal Penahanan Roy Suryo dan dr Tifa, Kuasa Hukum Sentil Dugaan Intervensi
-
Viral Dugaan Mahasiswa UBK Terima Suap, Muncul Pengakuan Soal Dana Rp 20 Juta dan Nama 'Kapolda'