Suara.com - Seorang tukang becak di India tewas setelah sengaja meminum cairan pestisida untuk 'merasakan' kematian. Ia bahkan merekam aksi percobaan bunuh diri ini menggunakan aplikasi TikTok.
Menyadur Gulf News, insiden ini terjadi pada Sabtu (6/8) malam di kota Korategere, negara bagian Karnataka.
Berdasarkan keterangan dari pihak kepolisian, Dhananjay nekat mengakhiri hidup setelah kecewa karena mendapatkan kritikan dari sang ibu, soal penghasilannya yang berkurang.
Dalam video TikTok, pria berusia 24 tahun ini mengatakan, "saya ingin merasakan kematian dan akan mencoba bunuh diri," sebelum akhirnya menenggak pestisida.
Setelah meminum pestisida, Dhananjay sempat menghubungi teman untuk membantu dirinya pergi ke rumah sakit.
"Dia yang telah minum pestisida panik dan berpikir bahwa dirinya akan mati. Ia kembali ke rumah, lalu menghubungi teman yang akhirnya membawa dia ke rumah sakit," ujar petugas polisi setempat.
Dengan dibantu teman dan tetangga, Dhananjay dilarikan ke rumah sakit terdekat. Meski telah menjalani perawatan, pria ini mengembuskan napas terakhir pada esok paginya.
Polisi menyimpulkan pria ini melakukan percobaan bunuh diri sebagai upaya untuk menakuti ibunya.
Ini bukan kali pertama Dhananjay mencoba mengakhiri hidup. Sebelumnya, pria ini disebutkan telah berusaha bunuh diri dengan menabrakkan diri dan becaknya ke pohon. Tapi usaha ini tak berhasil dan ia hanya menderita beberapa luka.
Baca Juga: Akhir Cerita Tukang Becak di Kediri Usai 3 Kali Gagal Bunuh Diri
Seolah tak mau menyerah, pria ini terus menyatakan keinginan untuk mati kepada 400 pengikut di platform TikToknya.
Berdasarkan keterangan warga setempat, pria yang baru menjalani pernikahan selama empat bulan ini mulai mengalami gangguan mental setelah mengalami krisis akibat pandemi virus corona.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
Terkini
-
Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas
-
Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu
-
Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara
-
Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata
-
Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps
-
Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028
-
Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba
-
Unggah Foto AI Dipeluk Yesus, Donald Trump Ingin Dianggap sebagai Mesias
-
Nyatakan Netral, PSI Siap Mediasi Sahat-JK
-
Resmi, UBL Pecat Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Mahasiswi