Suara.com - Pusat perbelanjaan akan kembali dibuka oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mulai Senin (15/6/2020) depan.
Namun, sejumlah gerai di Mal Kota Kasablanka, Jakarta Selatan curi start untuk buka lebih dulu.
Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi, Jumat (12/6/2020), Mal Kota Kasablanka (Kokas) tetap dibuka. Hanya saja, terlihat sejumlah toko, gerai dan tenant di Lantai 1 atau Lower Ground (LG) Mal Kokas tampak buka seperti biasa.
Maklum saja, sejumlah toko, gerai dan tenant di Lantai 1 atau Lower Ground (LG) ini menyediakan layanan supermarket, farmasi, kios makanan.
Kendati begitu, terlihat di Lantai 1 atau LG Mal Kokas ini ada dua gerai atau lapak yang menjajakan pakaian. Terlihat lapak tersebut menjajakan pakaian dari mulai kaos hingga sweater dengan merek Polo.
Meski para karyawan menerapkan protokol kesehatan eseperti menggunakan face shield dan masker, sejumlah gerai di mal yang menjual produk pakaian di mal itu masih dilarang pemerintah untuk beroperasi.
Sementara itu, di lantai 2, 3, hingga 4 tampak sejumlah tenant dengan brand besar seperti Levis, The Executive, H&M, Sogo hingga Sports Station terlihat terlihat masih ditutup.
Para pekerja sedang mempersiapkan tenant untuk dibuka kembali pada Senin (15/6/2020).
Penerapan protokol kesehatan di mal itu dilakukan sejak berada di area parkir. Area parkir terutama motor diberi tanda untuk jaga jarak.
Baca Juga: Mal di Jakarta Dibuka 15 Juni, Anies: Berisiko Buat Pengunjung yang Sakit
Sementara ketika ingin masuk ke area mal, petugas keamanan akan melakukan pemeriksaan secara berlapis mulai dari barang bawaan hingga pengecekan suhu tubuh. Sejumlah titik cuci tangan pun tampak dipersiapkan di luar area Mal Kokas.
Untuk diketahui, Pemprov DKI Jakarta mulai melonggarkan aturan yang sempat membatasi aktifitas masyarakat di tengah pandemi covid-19. Pelonggaran itu mulai berlaku setelah diberlakukannya masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi di Jakarta.
Pusat perbelanjaan atau mal nantinya akan kembali dibuka Senin (15/6/2020).
Anies meminta pengelola pusat perbelanjaan atau mal agar menerapkan berbagai protokol pencegahan penularan virus corona Covid-19. Salah satunya dengan memasang penanda jaga jarak di berbagai titik.
Anies menjelaskan, lokasi yang harus dipasang seperti eskalator, musala, hingga toilet. Dengan penanda ini, maka pengunjung akan diminta untuk menjaga jarak saat berada di mal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Rekor Buruk! Jakarta Timur Jadi Penyumbang Sampah Makanan Terbanyak, Tembus 432 Ton
-
Jelang Imlek, Gibran Sambangi Klenteng Sam Poo Kong: Dorong Pariwisata Budaya di Semarang
-
Juru Masak Makan Bergizi Gratis di Lampung Dilatih MasterChef Norman Ismail
-
Kasus Narkoba Eks Kapolres Bima, DPR Minta Polri Beri Sanksi Berat Tanpa Kompromi
-
Dari Koper Putih ke Tes Rambut Positif, Jerat Narkoba Eks Kapolres Bima Kian Terang!
-
Gudang Peralatan Masak di Ragunan Hangus Terbakar, Diduga Akibat Korsleting
-
BMKG Tetapkan Status Siaga Hujan Sangat Lebat untuk Wilayah Jakarta dan Bogor Hari Ini
-
FPIR: Waspada Penunggang Gelap dalam Agenda Reformasi Budaya Polri
-
Persiapan Ramadan Masjid Ahmadiyah Jagakarsa: 500 Paket Bansos dan Salat Tahajud Kolektif
-
Sekjen KAKI: Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Harus Nasehati Gatot Nurmantyo Dkk