Suara.com - Pernikahan diduga dilakukan oleh pasangan sesama jenis menghebohkan warga. Kepala Desa mengaku kecolongan.
Laporan Terkini.id -- jaringan Suara.com, Jumat (12/6/2020). Pernikahan sesama jenis kelamin ini terjadi di Desa Baringeng, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng, Provinsi Sulawesi Selatan.
Sepasang kekasih berkelamin perempuan berinisial MS dan MT ini diduga melangsungkan pernikahan tanpa diketahui pemerintah setempat.
Pernikahan sesama jenis ini terbongkar setelah beberapa warga merasa curiga. Warga merasa ada yang janggal ketika menghadiri pesta pernikahan yang dilangsungkan secara sederhana menggunakan adat Bugis.
Kedua mempelai juga melakukan akad nikah di kediaman perempuan MT, warga sekitar juga menjadi saksi.
Andi Aris, selaku Kepala Desa Baringen membenarkan adanya pernikahan sesama jenis di daerahnya.
Andi Aris mengetahui kejadian tersebut setelah Kepala Desa Pising menghubungi dan menjelaskan bahwa pengantin laki-laki tersebut merupakan seorang wanita.
"Ya ada kejadian seperti itu," kata Andi Aris, Jumat (12/6/2020) seperti dikutip dari Terkini.id.
Selain Kepala Desa Pising, Andi Aris juga mengaku dihubungi oleh beberapa warga terkait peristiwa ini.
Baca Juga: 3 Bulan Berpisah dengan Suami, Melaney Ricardo: Nggak Baik untuk Pernikahan
Kepala Desa Baringen ini mengaku kecolongan. Karena pernikahan tersebut tidak dilaporkan ke kantor desa dan kantor urusan agama.
"Artinya dia nikah siri," imbuhnya.
Kepala Desa Pesse, Fatmawati mengatakan bahwa jenis kelamin MS yang menjadi mempelai pria adalah perempuan. Jika disesuaikan dengan keterangan dalam data kependudukan.
"Itu mantan warga saya, baru-baru pindah ke Desa Pising, itu perempuan terbukti dari kartu keluarganya," ujar Fatmawati.
Sementara itu, Rudi sebagai anggota keluarga perempuan MT mengatakan bahwa saat ini masih menyelidiki dugaan perkawinan sesama jenis tersebut.
"Masih belum pasti. Masih diselidiki, itu kami ketahui dari desa tempat tinggalnya laki-laki," kata Rudi memungkasi.
Berita Terkait
-
Hukum Menikahi Saudara Sepupu dalam Islam: Bolehkah atau Dilarang?
-
Kenapa Pertanyaan 'Kapan Nikah' Selalu Muncul saat Lebaran?
-
Ahmad Dhani Bocorkan Jadwal Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju: Bulan April
-
Membaca Lebih Senyap dari Bisikan: Menelanjangi Realitas Pahit di Balik Pernikahan
-
Dikawal Ketat, Febby Carol Ungkap Suasana Pernikahan Virgoun
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
Terkini
-
Kasatgas Tito dan Mensos Serahkan Bansos Rp100 Miliar untuk Korban Bencana di Sumatera
-
Mata Kanan Terluka Parah, Begini Kondisi Medis Korban Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
Israel Tuding Pelaku Penyerangan Sinagoga Michigan Adik Komandan Hizbullah
-
Siap Perang Terbuka! Iran Akhirnya Akui China dan Rusia Bantu Lawan AS-Israel
-
Zulkifli S. Ekomei Sebut Rismon Sianipar Bukan Membelot: Dia Pulang Kampung dan Misinya Sukses!
-
Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Diduga Aktor Terlatih, Polisi: Pelaku Memiliki Ketenangan
-
KPAI: Kematian Siswa SMAN 5 Bandung Momentum Hentikan Tradisi Geng Pelajar
-
Keras! Paus Leo XIV Singgung Serangan AS yang Tewaskan Ratusan Anak Iran: Hentikan Perang
-
Kisah Nenek Aca di Kampung Rambutan, Nabung dari Jualan Nasi Uduk Demi Mudik Lebaran
-
Mudik Lebaran 2026, BKKBN Siapkan Posko Konsultasi Keluarga di 31 Provinsi