Rakaholy kaget dan terdiam mendengar jawaban pesepada itu. Pesepeda lain berkata, "Mas apa gini aja itu sepeda saya lipat saya pindah dipojokan situ saya rapikan, gimana?"
Rakaholy kehilangan akal. Ia lantas meminta kepada rombongan pesepeda untuk melipat sepedanya dengan rapi.
Namun Rakaholy masih merasa bersalah dan tidak tenang. setelah kembali melanjutkan pekerjaannya, Rakaholy kembali menghampiri rombongan pesepeda itu.
"Pak mohon maaf, kalau nanti mau keluar, bisa panggil saya dan saya bukakan pintu samping di outdoor," kata Rakaholy kepada para pesepeda.
Menurut Rakaholy, salah satu pesepeda sempat meminta maaf dan mengakui kesalahan. Rakaholy heran, jika mereka mengaku salah kenapa tetap dilanjutkan.
"Maaf kasarane jowo 'sepedamu lipet larang tapi nek larange pit maraki ngelipet etika dan atitudemu nggo opo ik' (sepeda lipatmu mahal tapi kalau itu jadi melipat etikamu, ya buat apa). Saya cukup resah dan saya cukup mengakui kesalahan saya disini," ujar Rakaholy.
Untuk diketahui, video rombongan pesepeda masuk kafe ini viral setelah diunggah oleh akun Twitter @aik_deathripper.
Para pengendara sepeda itu terlihat memasukkan sepeda mereka satu per satu melewati sebuah ruangan yang penuh dengan pengunjung.
Publik pun geram melihat hal ini karena beberapa oknum bahkan ada yang melewati ruangan sambil menaiki sepeda.
Baca Juga: Viral Video ABG Ketahuan Warga Bercumbu di Semak-semak: Hayo Ngapain?
Warganet pun semakin marah karena lampu sepeda ternyata juga belum dimatikan. Padahal, sepeda itu adalah sepeda lipat yang bisa dibawa secara fleksibel.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
NHM Peduli Perkuat Infrastruktur Air Bersih di Desa Tiowor, Kao Teluk
-
Ketua Ombudsman RI Terancam Dipecat Tidak Hormat, Majelis Etik Buka Suara soal Kasus Hery Susanto
-
Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati
-
Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya