Suara.com - Seorang wanita menempuh jarak hingga 1.000 km demi mendapatkan obat untuk sang ayah yang terpapar virus corona covid-19.
Menyadur India Times Sabtu (13/6/2020), Joel Pinto diberi tahu bahwa ayahnya bisa mengalahkan covid-19 jika diobati dengan obat Tocilizumab.
Wanita asal Chennai itu segera mencari obat tersebut, yang memang sedang langka di India.
Sebelum dinyatakan positif covid-19, ayah Joel sudah mengidap penyakit infeksi paru-paru sejak dua tahun lalu. Tocilizumab adalah obat yang dipatenkan yang dibuat untuk menekan peradangan.
"Dokter awalnya mengatakan kepada saya bahwa mereka akan mengatur pengirimannya dalam dua hari. Kemudian, mereka meminta saya untuk mencoba mencari karena mereka tidak yakin obat tersebut akan datang," ujar Joel dikutip dari India Times.
Joel menghubungi ratusan apotek di kota tersebut dan mencarinya secara online, namun tetap tidak menemukannya.
"Saya tidak bisa mendapatkan obat tersebut, saya sadar banyak orang lain yang berebut untuk mendapatkan tocilizumab. Para dokter terus memperingatkan saya untuk mendapat obat tersebut," ujarnya.
Akhirnya setelah menghubungi banyak apotek, Joel diberi tahu bahwa ia bisa mendapatkan obat itu di apotek di Hyderabad tetapi perlu waktu setidaknya tiga hari untuk mengirim obat tersebut melalui pos ke Chennai.
Tanpa buang waktu lagi Joel membayar 92.000 Rupee atau sekitar Rp 17,2 juta ke apotek dan mendapatkan e-pass. Karena ia memiliki surat rumah sakit, ia berhasil mendapatkan e-pass dalam 45 menit.
Baca Juga: Air Danau di India Mendadak Berubah Warna Jadi Pink, Ada Apa?
"Saya langsung mengambil mobil saya dan pergi ke Hyderabad pada hari Senin. Saya sampai sekitar pukul 1 pagi hari Selasa dan mendapatkan obat. Saya sangat lega. Saya pergi ke Chennai segera dan pulang ke rumah pada hari Selasa siang," kata Joel.
Dokter segera memberikan obat Tocilizumab kepada sang ayah, dan keluarganya berharap bahwa ia akan segera pulih.
Joel menekankan bahwa pemerintah dan rumah sakit harus memiliki persediaan obat-obatan yang memadai sehingga pengobatan masyarakat terjamin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
-
KPK Bakal Panggil Pihak Terkait Kasus Bank BJB, Termasuk Aura Kasih?
Terkini
-
Syahganda Nainggolan: Langkah Prabowo di Board of Peace Bentuk Realisme Politik
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Terduga Pelaku Bom Molotov di SMPN 3 Sungai Raya Diamankan Polisi
-
Arief Hidayat ke Adies Kadir: Kita Harus Pertanggungjawabkan Kepada Tuhan, Tidak Bisa Seenaknya
-
Dapat Teror Karangan Bunga Berisi Intimidasi, Dokter Oky Pratama Lapor Polda Metro Jaya
-
KPK Gelar OTT Senyap di Kalsel, Siapa yang Terjaring di KPP Banjarmasin?
-
Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB: Jabatan Bergilir atau Prestasi Diplomatik?
-
Bursa Calon Ketua OJK Memanas: Misbakhun Buka Suara Soal Isu Gantikan Mahendra Siregar
-
Gayus Lumbuun Bongkar Jalur Hukum Ijazah Jokowi: Harus ke PTUN, Bukan Ranah Pidana