Suara.com - Lansia asal Inggris, Freda Hodgson sembuh dari virus corona setelah mengalami gejala yang cukup parah pada bulan April. Menyadur Sky News pada Senin (15/06/2020), wanita berumur 106 tahun ini ternyata juga selamat dari flu Spanyol 100 tahun yang lalu.
Pada umurnya yang melebihi 100 tahun dan berhasil selamat dari dua pandemi, Freda memiliki fisik yang cukup mencengangkan. Setelah dinyatakan sembuh dari covid-19, ia bahagia karena bisa kembali pada minuman favoritnya, brendi dan jahe.
Kembali pada awal bulan April, Freda merasa kesakitan di sekujur tubuh. Ia juga mengalami gejala virus corona parah seperti sakit dada dan demam.
"Lutut saya sakit. Saya tidak bisa membalik. Nyeri di punggung saya. Saya tidak bisa mengangkat diri. Leher saya, saya tidak bisa mengangkat leher saya. Saya tidak ingin melakukan apa pun," ucapnya.
Freda membuat keluarganya khawatir karena mereka tak bisa saling mengujungi. Untuk lansia berusia 106 tahun, Freda sangat rentan terpapar virus corona, namun ternyata ia berhasil sembuh.
Freda adalah salah satu dari beberapa centenarian yang tinggal di Whiteley Village di Hersham, Surrey, sebuah organisasi perawatan amal yang didirikan pada 1917 untuk orang tua dengan sarana terbatas.
Melihat latar belakangnya, Freda bukanlah wanita sembarangan. Ia dilahirkan sebagai putri baronet yang dibesarkan di kastil. Ia mendapat pengasuhan istimewa berkat status sosialnya.
Freda yang memiliki relasi cukup dekat dengan keluarga kerajaan kini tengah menyiapkan sebuah buku tentang perjalanan hidupnya selama seabad, termasuk selamat dari dua pandemi, satu perang dunia dan satu perang saudara.
Selain minum brendi dan jahe, setelah sembuh Freda juga berharap bisa melihat cucunya dalam waktu dekat.
Baca Juga: Kelaparan, Lansia Ini Hanya Bisa Berbaring Tak Berdaya di Atas Kasur Kapuk
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam