Sebelum aksi kejahatannya terungkap, Aulia Kesuma rupanya sempat melakukan percobaan pembunuhan berulang kali kepada suami dan anak tirinya.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan pelaku sempat membayar dukun untuk menyantet korban, namun gagal.
Ia lantas berpikir untui membeli senjata api untuk menghabisi nyawa korban. Tetapi, lantaran uangnya tak cukup, ia mengurungkan niat tersebut.
Aryo mengatakan, setelah itu Aulia Kesuma memilih untuk kembali pada rencana semula yakni membakar Edi Candra Purnama dan M Adi Pradana hingga tewas dengan dibantu anak dan eksekutor.
4. Motif Pembunuhan Utang dan Harta
Tega menghabisi nyawa orang terdekat, terungkap motif pembunuhan berencana yang didalangi oleh Aulia Kesuma.
Pelaku tega membunuh suaminya karena motif ekonomi. Ia diketahui terbelit utang sebesar Rp 10 miliar di dua bank.
Uang tersebut digunakan untuk membiayai usaha retoran dan bengkel yang kemudian kolaps hingga membuatnya kewalahan membayar cicilan sebesar Rp 200 juta per bulan.
Ia lantas meminta sang suami unyuk menjual rumah mereka di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Namun, permintaan tersebut ditolak mentah-mentah oleh Edi Candra Purnama hingga berbuntut aksi pembunuhan.
Baca Juga: Bunuh Suami dan Anak Tiri, Aulia Kesuma Masih Berharap Keringanan Hukuman
5. Sempat Mengaku Banyak Nonton Sinetron
Aulia Kesuma tak menyangka aksinya berbuntut panjang. Dalam pernyatannya, ia sempat menyalahkan dirinya yang terlalu banyak nonton sinetron saat melakukan pembakaran mobil berisi suami dan anak tirinya di Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat.
"Kita tidak berencana ke Cidahu, tapi ya mungkin karena kebanyakan nonton film sinetron atau bagaimana, kita berpikirnya begini. Kita tidak menyangka (mobil) meledak, sampai Kelvin terluka bakar," ujar Aulia kepada wartawan di Kepolisian Daerah Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (3/9/2019).
Dia juga mengatakan tidak menyangka bahwa apinya berkobar sebesar itu, hingga membuat Kelvin, anaknya, mengalami lukar bakar ketika memuluskan aksi.
6. Aulia Kesuma dan Anak Kandung Divonis Mati
Atas ulahnya, pelaku mendapat hukuman berat. Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memvonis hukuman mati terhadap Aulia Kesuma dan putranya Geovanni Kelvin sebagai terdakwa kasus pembunuhan berencana.
Vonis majelis hakim sesuai dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang mendakwa kedua terdakwa dengan dakwaan subsideritas (berlapis) primair melanggar Pasal 340 juchto Pasal 55 ayat 1 ke (1) KUHP, subsider Pasal 338 juchto Pasal 55 ayat 1 ke (1) KUHP.
Dalam sidang putusan yang berlangsung secara telekonferens pada Senin (15/6/2020), Majelis Hakim menyatakan perbuatan terdakwa kejam dan sadis.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
-
HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas