Suara.com - Seorang pria diserang dan disekap oleh pemilik kamar indekos karena tidak bisa membayar uang sewa selama pandemi virus corona, di kawasan Clifton Reserve, Surry Hills, Australia, Rabu (17/6/2020).
Kejadian bermula saat penyewa berusia 24 tahun itu pergi ke properti sewaannya dan berjumpa induk semangnya. Tak disangka, mereka diserang oleh pemilik yang dibantu satu orang pria.
Setelah penyewa membayar tagihan, pemilik baru melepaskan korban dan temannya dari salah satu kamar indekos. Kedua korban langsung melaporkan kejadian itu ke Kantor Polisi Surry Hills.
Menyadur 9news, Jumat (19/6/2020), polisi menuduh pemilik indekos dan pria suruhannya mengancam dan menyerang penyewa, serta menyekapnya sampai bisa membayar lunas.
"Tunggakan sewa adalah produk dari krisis COVID dan kami tahu penyewa telah bernegosiasi untuk membayar kembali uang itu," kata Inspektur Tim Beattie.
Dia pelaku yang berusia 56 dan 57 tahun kini telah dituntut. Induk semang yang berusia 56 tahun itu ditangkap pada Rabu malam dan didakwa dengan menahan seseorang demi keuntungan.
Sementara pria 57 tahun bernama Anthony Mowad, ditangkap saat seusai menyerahkan diri ke kantor polisi Surry Hills pada Kamis (18/6/2020) sore. Dia juga didakwa menahan orang demi keuntungan.
Berita Terkait
-
Sejoli Temukan Daging Aneh di Kaleng Kornet Sapi, Potongan Jari Manusia?
-
Duh, Australia Berencana Larang Turis Asing Melancong Hingga Tahun Depan
-
Pakar Epidemiologi: PSBB Transisi Bikin Wabah Corona Makin Lama Selesai
-
Hilang 2 Hari, Remaja Idap Autisme Non-Verbal Ini Ditemukan di Semak Gunung
-
Memilih Lockdown, Scott Morrison Berhasil Tangani Covid-19 di Australia
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Dari Marie Curie hingga Dinosaurus: Bagaimana Buku Ini Membuka Pintu Dunia Sains untuk Anak-Anak?
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok