Suara.com - Tim Gagak Hitam Polres Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) meringkus pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) yang dikenal warga sebagai kolor ijo saat beraksi.
Hal itu dibenarkan oleh Kapolres Padang Pariaman AKBP Dian Nugraha HBWPS, melalui Kasat Reskrimnya Iptu Abdul Kadir Jailani kepada Covesia.com (jaringan Suara.com), pada Sabtu (20/6/2020) malam.
Kata Abdul, pelaku curat yang dikenal warga sebagai kolor ijo saat beraksi tersebut atas nama Edi Tri Yanto (42) merupakan warga Nagari Sunur, Kecamatan Nan Sabaris, Padang Pariaman.
"Pelaku kami tangkap atas laporan polisi nomor: LP/70/XII/2019/Polres tanggal 2 Desember 2019, saat sedang berada di Kota Batam, pada Sabtu (20/6/2020) sekitar pukul 17.30 WIB," ungkapnya.
Menurut dia, curat yang dilakukan pelaku tersebut sehingga menyebabkan korbannya mengalami kerugian sekitar Rp 10 juta.
"Kronologis penangkapan pelaku ini setelah kami melakukan penyelidikan, sehingga diketahui pelaku berada di rumah orang tuanya di wilayah Nan Sabaris, Padang Pariaman. Kemudian Tim Gagak Hitam melakukan penggerebekan di rumah tersebut, namun pelaku berhasil kabur melarikan diri ke Jakarta," ungkapnya.
Kemudian terpantau, setelah satu bulan di Jakarta, pelaku kabur ke Kota Batam, dan selanjutnya Tim Gagak Hitam melakukan pengejaran ke Kota Batam tersebut.
"Hasil penyelidikan hunting di Kota Batam, diketahui pelaku sedang bekerja di sebuah kedai nasi yang bertempat di Komplek Aku Tahu Sungai Panas di kota itu, dan tim bergerak mengamankan pelaku selanjutnya dibawa sementara ke Polsek Sagulung, di Kota Batam," jelasnya.
Dikatakan Abdul, berdasarkan pengakuan sementara pelaku, bahwa ia melakukan perbuatan pencurian itu sudah sebanyak empat kali. Tiga kali di wilayah Kecamatan Nan Sabaris dan satu kali di wilayah Pariaman Utara, Kota Pariaman.
Baca Juga: Satu Ditangkap, Polisi Buru Dua Pelaku Pencurian di Rumah Pejabat Kejati
"Barang bukti yang diamankan dari penangkapan pelaku satu unit Handphone," katanya menambahkan.
Berita Terkait
-
Satu Ditangkap, Polisi Buru Dua Pelaku Pencurian di Rumah Pejabat Kejati
-
Cerita Pelarian Pelaku Pencabulan Anak di Sumbar Dihentikan Tim Gagak Hitam
-
Geger! Warga Cibitung Temukan Motor Tergeletak di Sungai, Ternyata...
-
Hendak Salat Subuh, 2 Wisatawan Cianjur Baru Sadar Motornya Digondol Maling
-
Pencuri Merugi, Sepeda Motor Ditinggal karena Ketakutan Dikejar Pasutri
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah
-
DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square
-
Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek
-
Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta
-
Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook
-
Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?
-
Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN
-
Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua
-
Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
-
Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen