Suara.com - Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ustaz Tengku Zulkarnain mengaku sempat merintis karier sebagai musisi. Namun, di tengah jalan, dia memilih meninggalkan dunia musik dan mendalami agama Islam.
Cerita awal mula terjun ke dunia tarik suara disampaikan Tengku Zulkarnain ketika diwawancarai pakar hukum dan tata negara Refly Harun melalui kanal milik Refly Harun yang ditayangkan pada Senin (22/6/2020).
"... dan konon Tengku (Zulkarnain) memiliki suara yang bagus, mantan penyanyi RRI (Radio Republik Indonesia--red) itu Tengku," ujar Refly Harun sambil tersenyum dan terkekeh.
Tengku Zulkarnain pun mengakui dirinya cukup memantik pamor di dunia musik pada era 1980-an. Bahkan, dia mengaku seangkatan dengan penyanyi yang juga juara bintang radio dan televisi, Sandro Tobing.
"Saya merupakan salah satu penyanyi terbaik untuk jenis hiburan di radio dan televisi, bintang radio dan televisi zamannya Sandro Tobing," ujar Tengku Zulkarnain.
Jawaban Tengku Zul membuat Refly Harun terkesima. Dia mengakui bahwa Sandro Tobing merupakan salah satu penyanyi terkenal yang melantunkan lagu 'Simfoni yang Indah'.
Tengku Zul pun menjawab, "Ya, saya orang pertama di Sumatera Utara yang menyanyikan lagu itu (Simfoni yang Indah) di final. Karena lagu itu adalah lagu wajib, dan saya waktu itu peserta satu, peserta pertama."
Kemudian, Tengku Zul pun unjuk kebolehan di depan Refly Harun untuk menyanyikan beberapa bait lagu lawas itu. "Alun sebuah simfoni, kata hati disadari," Tengku Zul menyanyikan lagu tersebut.
Sambil berkelakar, Tengku Zulkarnain pun sesumbar bisa membuat istri orang jatuh cinta jika dirinya menyanyi. "Kalau saya nyanyi, istri orang bisa jatuh cinta dulu," tutur Tengku Zul disambut tawa Refly Harun.
Baca Juga: Sebut Ada yang Mau Ganti Pancasila Jadi Ekasila, Tengku Zul: Berani Usir?
"Berarti seangkatan Sandro Tobing ya?" tutur Refly Harun. Tengku Zul menjawab, "Waktu itu saya SMA kelas 1 lah pada tahun 80."
Sejatinya, Tengku Zulkarnain menjuarai Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) sejak kecil. Namun, karena pita suaranya berubah menjadi serak saat remaja, dia diminta beristirahat. Ketika itulah, dia berkenalan dengan dunia musik.
"Saya tukar suara pada SMP kelas 3. Ketika saya diminta istirahat ikut MTQ, saya melihat pengumuman di televisi, mencari bintang radio dan televisi. Saya kan dari kecil main musik, main gitar klasik sambil nyanyi," tutur Tengku Zul.
Pun kepada Refly Harun, Tengku Zulkarnain mengaku sebagai seorang multi-instrumentalis. Dia memiliki kemampuan menguasai semua jenis alat musik. Pengakuan itu dipuji luar biasa oleh Refly Harun.
"Ya kalau main band itu hari Ahad di tempat orang kawin, saya nyanyi, main organ, main gitar, main drum, main bas, saya sambung semuanya. Berganti-ganti," ujar Tengku Zulkarnain.
Kemampuan itu disindir oleh Refly Harun. "Wah harusnya tandemnya Ahmad Dhani (musisi sekaligus frontman Dewa 19--red) ini," tutur Refly Harun.
Berita Terkait
-
Sebut Ada yang Mau Ganti Pancasila Jadi Ekasila, Tengku Zul: Berani Usir?
-
Tengku Zul: Kalau Jokowi Wafat Kyai Maruf jadi Presiden, Baru Saya Bantu
-
Tolak RUU HIP, Tengku Zul: Masa Pancasila Disamakan dengan Hukum Mencuri
-
Arief Poyuono Sebut Isu PKI Dibuat Kadrun, Tengku Zul Sentil Prabowo
-
Tengku Zul: Kami Dilarang Ceritakan Aib Orang yang Sudah Wafat, Kecuali PKI
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian