Suara.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencecar Tin Zuraida istri bekas Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi, terkait kedekatannya dengan saksi bernama Kardi.
Tin, usai diperiksa dalam kasus suap dan gratifikasi yang telah menjerat suaminya dalam sejumlah perkara di MA, diperiksa langsung untuk tiga tersangka Nurhadi, menantunya Rezky Herbiyono dan pemberi suap Direktur PT. Multicon Indrajaya Terminal Hiendra Soenjoto.
"Mengenai hubungan kedekatan antara saksi ( Tin Zuraida) dengan Kardi," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dikonfirmasi, Senin (22/6/2020).
Tin juga ditelisik penyidik lembaga antirasuah mengenai sejumlah aset yang dimiliki bersama Nurhadi. Dan juga mengenai penerimaan sejumlah uang dari tersangka Nurhadi kepada saksi Tin Zuraida.
Kemudian, Tin juga dicecar dalam pemeriksaan dianggap melakukan koordinasi dengan Nurhadi saat ingin ditangkap dirumah kawasan Simprug, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.
"Pengkondisian yang disiapkan dan dilakukan saksi (Tin) ketika tersangka NHD (Nurhadi) ditangkap," ungkap Ali
Usai diperiksa penyidik KPK, pada Senin (22/6/2020) malam ini, Tin hanya bungkam dihadapan awak media.
Ia, tak menjawab sepatah kata pun pertanyaan yang dilontarkan oleh awak media. Tin, lebih memilih berjalan dengan terburu-buru untuk meninggalkan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada Tin
terkait dugaan hubungannya dengan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kardi. Namun, Tin tetap memilih bungkam dan masuk ke dalam mobil.
Baca Juga: Usai Diperiksa KPK, Istri Eks Sekretaris MA Nurhadi Pilih Bungkam
Adanya dugaan hubungan Tin dan Kardi, diungkap KPK setelah memeriksa Kardi sebagai saksi. Lantaran pengakuan Kardi kepada KPK, bahwa adanya sejumlah aset milik Tin dibawah kekuasaan Kardi.
KPK perkuat adanya dugaan hubungan antara Tin dan Kardi. Dimana KPK juga pernah memanggil saksi wiraswasta bernama Sofyan Rosada untuk dikonfirmasi terkait hal itu.
Untuk diketahui, Nurhadi dan menantunya Rezky sempat menjadi buronan KPK dalam kasus suap dan gratifikasi perkara di MA sejak tahun 2011-2016 hingga total mencapai Rp 46 miliar. Sementara, Hiendra hingga kini masih dinyatakan buron.
Pelarian Rezky dan Nurhadi akhirnya terhenti setelah tertangkap penyidik antirasuah di rumah bilangan Simprug, Jakarta Selatan, pada Senin (1/6/2020) malam.
Dalam penangkapan Nurhadi dan Rezky. Turut pula dibawa istri Nurhadi, Tin Zuraida ketika itu, untuk dimintai keterangan oleh penyidik KPK.
KPK juga telah menyita sejumlah asetmilik Nurhadi. Diduga aset tersebut terkait kasus yang kini menjerat Nurhadi. Seperti Mobil; tas mewah; dokumen; maupun uang.
Nurhadi, Rezky serta Hiendra telah ditetapkan buron oleh KPK sejak 13 Februari 2020.
Berita Terkait
-
Ketua KPK dan Jaksa Agung Bahas Nasib Kasus Febrie Adriansyah, Bakal Disupervisi?
-
KPK Geledah Rumah Anggota BPK Bobby Rizaldi, Dalami Kasus Dugaan Suap di Muara Enim
-
Tak Percaya Polri dan Kejagung, SEMA UGM Desak KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
KPK Ogah Buru-buru Ambil Alih Kasus Eks Jampidsus: Jangan Berandai-andai
-
Pakar Bongkar Biang Kerok Korupsi Pejabat: Pilkada Mahal Bikin Kepala Daerah Berutang Budi
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli
-
Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Redam Friksi Kasus Febrie Adriansyah
-
Terungkap! Motif Siswa Padang Ledakkan Bom, Dendam Dibully Sejak SD
-
Adian Napitupulu Terima Buku Anotasi KUHAP, Ini Fungsinya
-
Tragedi di Balik Tembok Pesantren: Mengurai Kasus Santri Dibakar di Lombok
-
Bupati Mojokerto Berangkatkan 30 Siswa Sekolah Rakyat ke Kediri untuk Tahun Ajaran 2026/2027
-
Rugikan Masyarakat, Gubsu Bobby Minta Pertamina Bereskan Persoalan Distribusi BBM Dalam Dua Hari
-
Menhut Raja Juli Soal Inpres Gajah: 9 Menteri Wajib Jaga Habitat Nona Seroja dan Bang Domang
-
Legislator PDIP Tegaskan RUU Perampasan Aset Jalan Terus: Kita Geber Sampai Sah!
-
Teror Bom di SD Srengseng, Wakil Ketua Komisi X Desak Polisi Usut Tuntas