Suara.com - Jasad Karyono Widodo yang akan dimakamkan di Madiun, Jawa Timur akhirnya dimakamkan di Kota Semarang Jawa Tengah. Keputusan tersebut dilakukan lantaran terendus adanya penolakan terhadap penguburan jasad penikam Wakapolres Karanganyar di kampung halamannya itu.
Pernikahan lazimnya adalah perayaan penuh suka cita, tapi pada masa pandemi virus corona covid-19, resepsi bisa jadi berubah sebagai petaka. Setidaknya, itu yang terjadi pada resepsi pernikahan warga Kelurahan Gayamsari, Kota Semarang, Jawa Tengah, berujung maut.
Selain dua berita tersebut, berikut Suara.com merangkum berita lainnya sepanjang Senin (22/6/2020).
1. Jenazah Penyerang Wakapolres Karanganyar Dikuburkan di Semarang
Jenazah penyerang rombongan Polres Karanganyar dimakamkan di TPU Kedungmundu Kecamatan Tembalang Kota Semarang, setelah sebelumnya mendapat penolakan dari warga di kampung halamannya.
Direktur Kriminal Umum Polda Jateng Komisaris Besar Wihastono Yoga Pranoto mengemukakan, awalnya jenazah pelaku, Karyono Widodo, akan dikirim ke keluarganya. Tetapi langkah tersebut urung dilaksanakan, lantaran berdasar informasi Direktorat Intelejen dan Keamanan Polda Jatim, jenazah tersangka ditolak warga di Kampung halamannya yang berada di Madiun, Jawa Timur.
2. JEDEEEERRR! 6 Warga Banjarnegara Disambar Petir
Sebanyak 6 warga Banjarnegara disambar petir. Mereka adalah penebang pohon.
Baca Juga: Jenazah Penyerang Wakapolres Karanganyar Dikuburkan di Semarang
Mereka adalah warga Desa Slatri, Kecamatan Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Mereka tersambar petir saat beristirahat. Tiba-tiba tersambar petir, Minggu sore (21/6/202) kemarin.
3. Tiga Bulan Tiada Pemasukan, Pakan Harimau di Serulingmas Zoo Diganti Ayam
Pandemi Covid 19 membuat banyak objek wisata yang dikelola pemerintah tutup, termasuk Taman Rekreasi Marga Satwa (TRMS) Serulingmas Banjarnegara Jawa Tengah. Objek wisata itu terpaksa tutup sejak Maret 2020 lalu untuk memutus mata rantai penyebaran virus korona.
Konsekuensinya, pengelola wisata tak menerima pendapatan dalam beberapa bulan terakhir ini. Padahal, menurut Direktur Perumda TRMS Serulingmas Lulut Yekti Adi, pendapatan dari kunjungan wisatawan itu diputar untuk operasional lembaga, termasuk pakan satwa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Rupiah Tersengat Sentimen Demo, Ditutup Anjlok ke Level Rp17.744
-
Ojol Bawa Bendera One Piece ke DPR Dicegat Polisi: Ini Simbol Lawan Koruptor
-
Demo DPR Memanas! Mahasiswa Rusak Pagar Gerbang Utama dan Bakar Ban
-
Dihadang Barikade Polisi, Massa Mahasiswa Tertahan di Senayan Park Saat Menuju Gedung DPR
-
Bukan di DPR, Front Mahasiswa Nasional Pilih Demo di Istana untuk Sampaikan 10 Tuntutan
Terkini
-
Alasan IHSG Tetap Ngegas ke Level 6.500, Meski Ada Demo
-
Wanda Hamidah Bagikan 300 Nasi Kotak di Tengah Demo DPR
-
Tuntaskan TC di Thailand, Persebaya Fokus Matangkan Persiapan Musim 2026/2027
-
Gara-gara Tebus Motor, Menantu di Bangkalan Tega Aniaya Ibu Mertua yang Renta
-
AI hingga Kedaulatan Digital, Ini 4 Faktor yang Bakal Mengubah Industri Seluler Asia Pasifik
-
Kawasan SCBD Sepi Saat Demo 27 Agustus: Mal Lengang, Karyawan WFH
-
Kecewa Ditinggal Begitu Saja, Ojol Jakarta Murka Massa Pati Langsung Pulang Usai dari DPR
-
Review Anime Yama no Susume, Saat Hobi Naik Gunung Jadi Dokumenter
-
Syarat Dapat Listrik Gratis dari Pemprov Sulsel 2026: Cek Apakah Rumah Anda Termasuk
-
Massa Pati Tinggalkan DPR Usai Audiensi, Polisi Ungkap Situasi Terkini