Suara.com - Beredar video yang mengklaim Fraksi PKS menyetujui usulan Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila atau RUU HIP. Video itu dibagikan oleh seorang penggunaTwitter @ImadHasan95.
Dalam video diterangkan bahwa Anggota Baleg DPR Fraksi PKS, Bukhori Yusuf merasa tidak keberatan dengan usulan RUU HIP dalam rapat pleno Baleg yang digelar 22 April 2020.
"Tap MPR No.1 tahun 2003 khususnya itu ayat 2 kemudian termasuk pasal-pasal atau tap-tap yang kemudian tidak akan bisa berubah karena Lembaga MPR juga sudah tidak ada sehingga memasukkan ke sana itu sebernarnya tidak ada mudhorot sama sekali setelah teknis dan secara substantif. Pada dasarnya Fraksi PKS tidak keberatan (RUU HIP), tapi untuk kemudian disempurnakan terlebih dahulu, sehingga nanti setelah sempurna kita masukkan ke paripurna," demikian kutipan pernyataan Bukhori.
Video tersebut kemudian oleh sang penggungah dikaitkan dengan sosok Politikus Partai Demokrat Cipta Panca Laksana.
"Makasih om @panca atas kejujurannya," tulisnya.
Tak berselang lama, Panca kemudian memberikan respons atas unggahan tersebut. Panca mengklaim bahwa dirinya selama ini berbicara apa adanya.
"Saya kan bicara fakta, nggak suka fitnah," tulis Panca.
Namun seketika cuitan itu dibantah oleh Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid atau HNW melalui akun Twitter pribadinya,
HNW menilai Panca tak membeberkan fakta secara utuh terkait sikap PKS dalam pembahasan RUU HIP yang belakangan menuai polemik. Ia menegaskan bahwa PKS pada akhinya menolak RUU HIP.
Baca Juga: Ada Uang Rp 100 Ribu di Nasi Bungkus Demo DPR, Warganet Temukan Kejanggalan
"Kalau benar tak suka fitnah, dan bicara fakta,mestinya tak hanya tampilkan sebagian fakta(tgl 22/4) dan sembunyikan fakta2 lain. Mestinya anda sebutkan fakta &dokumen seutuhnya bhw FPKS tak tandatangani pengusulan RUU HIP, dan akhirnya FPKS TOLAK RUU HIP saat Rapur DPR (tgl 12/5)," cuit HNW.
Mendapat sentilan sedemkian rupa, Panca justru menuding HNW telah salah sasaran. Pasalnya, ia mengaku bukanlah orang yang mengunggah video. Panca pun lantas memberikan sindiran kepada HNW.
"Hahaha, ngamuk ustadz ketahuan bohong? Marahin yang unggah video itu dong kok marah ke saya," balas Panca.
"Iya deh PKS yang oposisi sendirian. Ambil aja deh," imbuhnya
Untuk diketahui, dalam RUU HIP, salah satu klausul yang menjadi sorotan adalah konsep Trisila dan Ekasila serta frasa 'Ketuhanan yang Berkebudayaan'. Konsep dan frasa tersebut langsung menjadi kontroversi dan mendapatkan tentangan keras dari publik hingga sejumlah ormas.
Setelah menuai polemik, sebagian besar fraksi di DPR menolak RUU HIP termasuk PKS dan Demokrat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena
-
Gus Ipul Ajak Para Kades Tindaklanjuti Arahan Presiden Kawal Data Kemiskinan
-
Wajah Ridwan Kamil Dicopot dari Underpass Depok, Ikon 'Jabar Juara' Akan Diganti Tokoh Lokal?
-
Kapolda Aceh ke Anggota: Jadilah Lilin, Walau Hancur Tetap Menerangi Sekitar
-
Dapat Restu Prabowo, Gedung Bekas Kedubes Inggris di Bundaran HI Disiapkan Jadi Pusat Lembaga Umat
-
Boni Hargens: Ide Polri di Bawah Kementerian Melemahkan Presiden