Suara.com - Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo menetapkan aturan baru bagi warganya yang hendak menggelar resepsi pernikahan di tengah pandemi Covid-19. Salah satu aturannya adalah makanan disajikan dengan piring terbang.
Sementara itu, seorang anggota polisi meninggal dunia saat sedang bersepeda di sekitar Lapangan Ngablak, Bangunharjo, Bangun Kerto, Turi, Sleman. Anggota kepolisian yang baru mengayuh sepeda sejauh 1 kilometer itu diduga kelelahan hingga akhirnya meninggal dunia.
Selain dua berita di atas, Suara.com merangkum berita heboh lainnya sepanjang Minggu (28/6/2020).
1. Aturan Nikah di Solo: Pengantin Tak Maskeran, Makanan Pakai Piring Terbang
Pemerintah Kota Solo memberikan kelonggaran aturan menikah bagi warga, yang ingin menggelar pesta di tengah pandemi covid-19.
Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengatakan, pengantin boleh tidak memakai masker di pelaminan.
2. Anggota Polisi Meninggal Dunia Saat Bersepeda, Diduga Karena Kelelahan
Tersebar di media sosial adanya orang yang dikabarkan meninggal dunia saat bersepeda di sekitaran lapangan Ngablak Bangunharjo, Bangun Kerto, Turi, Sleman.
Baca Juga: Keasyikan Bersepeda, Bocah Tercebur ke Lubang Septic Tank
Dalam foto viral yang dikirim oleh akun @yudhiiyudhek_ tersebut, menunjukkan adanya kerumunan warga dengan satu warga yang sedang tertidur di teras rumah.
3. Viral, Warganet Temukan Sampah Orang Indonesia di Jalanan Jepang
Seorang warga Indonesia yang tengah berada di Jepang begitu mengaku ketika mengetahui bahwa satu-satunya sampah yang ia lihat di Negeri Sakura itu adalah sampah dari negara asalnya.
Ia kemudian moment tersebut untuk membuktikan bahwa sampah itu benar-benar berasal dari Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Oknum Polisi Diduga Terlibat di Pabrik Narkoba Zenith Semarang, Apa Perannya?
-
Sekjen DPR Menang Praperadilan, KPK Tak Menyerah: Hukum Belum Berakhir!
-
Protes Pemberitaan dan Karikatur Surya Paloh, Massa Partai Nasdem Kepung Kantor Tempo di Palmerah
-
Geger Mobil Polisi Disebut Tabrak Warga Saat Tawuran di Tebet, Kapolsek Membantah
-
Bagaimana Cara Amerika Serikat Blokade Selat Hormuz?
-
Manuver ke Putin dan Macron, Prabowo Dinilai Sedang Jalankan Strategi Penyeimbang Diplomasi
-
Pengamat Sorot Titah Prabowo ke TNI, Polri dan BIN Sebelum ke Eropa: Sinyal Tegas Jaga Stabilitas
-
Jakarta Masih Rawan 'Rayap Besi', Pramono Anung: Pelan-Pelan Kami Benahi dan Tindak Tegas!
-
Kenapa Amerika Serikat Pakai Nama Menteri Perang, Bukan Menteri Pertahanan?
-
Benarkah Langit RI akan Dibuka untuk Pesawat Tempur AS? Kemhan Tegaskan Perjanjian Belum Final