Suara.com - Seorang petani yang tinggal di daerah terpencil langsung bergegas berjalan kaki sejauh 15 km usai diberitahu untuk segera melunasi utang di bank, yang ternyata hanya sebesar 3,46 rupee atau setara dengan Rp 654.
Menyadur Gulf News, Senin (29/6/2020), Amade Lakshminarayana yang berasal dari Karnataka, India, mulanya mendapatkan telepon dari bank tempatnya mengambil pinjaman, memintanya untuk melunasi utang.
Saat itu, pihak Bank Canara cabang Nittur, tidak memberikan rincian lebih lanjut berapa jumlah uang yang harus Lakshminarayna bayar.
Lantaran adanya pembatasan terkait virus corona di India, transportasi umum di distriknya yang berada di pedalaman, Shimoga, tak tersedia. Pun pria ini tak memiliki kendaraan pribadi.
Tak punya pilihan lain, Lakshminarayana yang panik pun langsung berjalan kaki ke bank yang berjarak sejauh 15 km.
Begitu sampai di bank, pria ini begitu terkejut sekaligus meradang lantaran jumlah utang yang harus ia lunasi rupanya hanya 3,46 rupee atau setara dengan Rp 654 saja.
"Ketika bank memanggil saya untuk bergegas. Saya panik. Tidak ada layanan bus karena lockdown. Saya tidak punya kendaraan, bahkan sepeda. Saya mencapai bank dengan berjalanan kaki untuk melunasi 3 rupee," ujar Lakshminarayana.
"Tindakan tidak manusiawi bank telah menyakiti saya," sambungnya.
Manajer bank L Pingva, mengatakan proses audit sedang berlangsung di cabang dan untuk memperbarui pinjaman, Lakshminarayana harus menghapus jumlah yang belum dibayar yakni sesbar 3,46 rupee. Selain itu, pihak bank juga membutuhkan tanda tangan petani tersebut.
Baca Juga: Korban Meninggal karena Virus Corona Covid-19 di India tembus 15 Ribu
Disebutkan, Lakshminarayana mengambil pinjaman pertanian sebesar 35 rupee (Rp 6.621.476), kemudian dibantu pelunasan oleh pemerintah sebesar 32 ribu rupee (Rp 6.054.456), dan dirinya telah membayar sisa 3 ribu rupee (Rp 567.605) pada beberapa bulan yang lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Prakiraan Cuaca Hari Ini: Waspada Hujan Lebat Imbas Bibit Siklon 97 W
-
Akademisi: Korupsi Batu Bara PLTU Jangan Berhenti di Eks Jampidsus, Ungkap Seluruh yang Terlibat
-
Panja Awasi Kasus Korupsi Febrie, DPR: Biar Tak Ada Fitnah, Jangan Emas Batangan Ditukar Cokelat
-
DPR Desak Hukuman Mati untuk Febrie Adriansyah: Penghianat Hukum yang Lukai Rakyat!
-
DPR Desak Kejagung Bentuk Tim Steril untuk Usut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Jadi Ketua Panja Awasi Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, Habiburokhman: Ini Kasus Mega Korupsi
-
DPRD DKI Apresiasi Mobil Klinik Hewan Keliling, Dorong Sosialisasi Lebih Masif
-
Minta Dihukum Mati! DPR Geram Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi: Menjijikkan!
-
Jejak Kasus Febrie Adriansyah: Penggeledahan, Penyitaan Aset hingga Dilimpahkan ke Kejagung
-
Tersangka Don Ritto Sudah Ditahan di Polda Metro, Ini Alasan Kejagung Belum Tahan Febrie Adriansyah