Suara.com - Politisi Partai Demokrat Ossy Dermawan memberikan sindiran pedas terhadap wacana pengenaan pajak sepeda. Ia menyindir, nantinya pejalan kaki juga akan dikenai pajak.
Hal itu disampaikan oleh asisten pribadi Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu melalui akun Twitter miliknya @ossydermawan. Ossy memberikan sindiran terhadap wacana pajak sepeda.
"Lama-lama jalan kaki juga harus bayar pajak," kata Ossy seperti dikutip Suara.com, Selasa (30/6/2020).
Wacana pengenaan pajak sepeda muncul setelah Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi dalam diskusi virtual akhir pekan lalu menyampaikan kemungkinan adanya pajak sepeda.
"Waktu saya kecil, saya mengalami sepeda disuruh bayar pajak dan sebagainya, mungkin bisa ke sana," ujar Budi.
Budi menjelaskan, peraturan yang mengatur penggunaan sepeda harus segera diatur mengingat saat ini pengguna sepeda terus mengalami peningkatan selama pandemi Covid-19.
Munculnya wacana pajak sepeda langsung menjadi polemik di kalangan publik. Banyak pihak yang tak sepakat dan menolak adanya pungutan pajak sepeda.
Meski demikian, Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati dalam keterangan pers membantah pihaknya sedang menggodok wacana pajak sepeda. Bukan pajak sepeda yang sedang dibahas, melainkan penggunaan sepeda sebagai salah satu moda transportasi.
"Tidak benar Kemenhub sedang menyiapkan regulasi terkait pajak sepeda," jelasnya.
Baca Juga: Gowes Sepeda Dikenakan Pajak, Kemenhub Beri Bantahan
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja
-
BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan
-
Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih
-
Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'
-
Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja
-
Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'
-
Terseret Dugaan Kasus Korupsi, Nadiem Makariem Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi
-
Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!
-
China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar
-
China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!