News / nasional
Dany Garjito | Chyntia Sami Bhayangkara
Selasa, 30 Juni 2020 | 12:43 WIB
ilustrasi pesepeda (Unsplash/Asya Vee)

Suara.com - Politisi Partai Demokrat Ossy Dermawan memberikan sindiran pedas terhadap wacana pengenaan pajak sepeda. Ia menyindir, nantinya pejalan kaki juga akan dikenai pajak.

Hal itu disampaikan oleh asisten pribadi Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu melalui akun Twitter miliknya @ossydermawan. Ossy memberikan sindiran terhadap wacana pajak sepeda.

"Lama-lama jalan kaki juga harus bayar pajak," kata Ossy seperti dikutip Suara.com, Selasa (30/6/2020).

Wacana pengenaan pajak sepeda muncul setelah Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi dalam diskusi virtual akhir pekan lalu menyampaikan kemungkinan adanya pajak sepeda.

"Waktu saya kecil, saya mengalami sepeda disuruh bayar pajak dan sebagainya, mungkin bisa ke sana," ujar Budi.

Baca Juga: Gowes Sepeda Dikenakan Pajak, Kemenhub Beri Bantahan

Budi menjelaskan, peraturan yang mengatur penggunaan sepeda harus segera diatur mengingat saat ini pengguna sepeda terus mengalami peningkatan selama pandemi Covid-19.

Munculnya wacana pajak sepeda langsung menjadi polemik di kalangan publik. Banyak pihak yang tak sepakat dan menolak adanya pungutan pajak sepeda.

Meski demikian, Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati dalam keterangan pers membantah pihaknya sedang menggodok wacana pajak sepeda. Bukan pajak sepeda yang sedang dibahas, melainkan penggunaan sepeda sebagai salah satu moda transportasi.

Baca Juga: Demi Bayar Utang Rp 654 Perak, Petani Jalan Kaki Sejauh 15 Km ke Bank

"Tidak benar Kemenhub sedang menyiapkan regulasi terkait pajak sepeda," jelasnya.

asisten pribadi SBY sindir wacana pajak sepeda (Twwitter/ossydermawan)

Komentar

BACA SELANJUTNYA

Demi Bayar Utang Rp 654 Perak, Petani Jalan Kaki Sejauh 15 Km ke Bank