Suara.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sudah mengirimkan draf konsep new normal atau normal baru. Draf tersebut disiapkan untuk 1 Juli 2020 besok.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut Aris Yudhariansyah mengatakan draf konsep tersebut sudah disosialisasikan ke seluruh Kabupaten dan Kota di Provinsi tersebut.
"Kemudian protokol kesehatan yang kami laksanakan, Provinsi Sumut sudah membuat draf konsep untuk persiapan New Normal yang direncanakan Pak Gubernur itu mulai 1 Juli. Untuk draf new normal ini sudah disampaikan ke seluruh Kabupaten/Kota di Sumut," kata Aris dalam siaran pers yang disiarkan akun Youtube BNPB, Selasa (30/6/2020).
Aris menyampaikan, draf konsep new normal rersebut sudah dikirim ke Pemerintah Pusat. Saat ini draf konsep tersebut masih dalam proses untuk nantinya diputuskan oleh pemerintah.
"Alhamdulillah pada Kamis kemarin sudah diterima di provinsi dan sudah dalam tahap pemrosesan di Jakarta. Mudah-mudahan ya kami menunggu dengan harapan masyarakat Sumut bisa memulai new normal dengan tahapan yang bertahap tidak bisa sekaligus," sambungnya.
Aris berharap, nantinya masukan dari setiap Kabupaten/Kota ihwal draf konsep itu bisa dihimpun oleh Pemerintah Provinsi. Apalagi, karateristik setiap Kabupaten/Kota yang berada di Sumatera Utara mempunyai corak yang berbeda dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.
Karena kami tahu kabupaten kota ini punya kearifan lokal jang berbeda-beda. Apalagi dengan status yang berbeda-beda djuga. Kami berharap, masukan dari Kabupaten Kota jang ada di Sumut inilah yang akan kami rangkum menjadi draf konsep new normal," kata Aris.
Pada kesempatan itu, Aris juga menyampaikan catatan kasus Covid-19 di Provinsi Sumatera Utara. Dia mengkalim, kekinian ada 15 Kabupaten/Kota yang dinyatakan aman dari virus mematikan tersebut.
"Jadi di 33 Kabupaten/Kota ini, awalnya BNPB menyampaikan ada 15 Kabupaten Kota yang masih dinyatakan bebas dari Covid," kata dia.
Baca Juga: Dikabarkan Tetapkan Bupati di Sumut Jadi Tersangka, Ini Penjelasan KPK
Ia menyebut pada tanggal 29 Juni 2020 kemarin, hanya tersisa 5 Kabupaten/Kota saja yang bebas Covid-19. Artinya, ada tambahan 10 Kabupaten/Kota yang kini terpapar virus corona.
"Tapi terhitung tanggal 29 dan hari ini, kabupaten Kota yang awalnya 15 sekarang tinggal 5 saja. Artinya ada 10 daerah yang terpapar Covid-19," jelasnya.
"Lima kabupaten ini di dominasi di Kepulauan Nias yang kebetulan jaraknya berbatasan langsung dengan laut. Jadi 5 kabupaten di kepulauan Nias, hanya 1 kabupaten saja yang baru terpapar. Sisanya negatif," tutup dia.
Berita Terkait
-
Singapura Bagikan Gadget Pelacak COVID-19 Bagi Warga Tanpa Smartphone
-
Kasus Covid-19 di Indonesia Bisa Tembus 2 Ribu per Hari, Ini Alasannya
-
44 PNS Pemprov Jawa Timur Positif Corona, Ratusan Reaktif COVID-19
-
Jangan Senang Dulu, Pasien OTG Covid-19 Juga Alami Kerusakan Paru-paru
-
Obat Covid-19 Remdesivir Siap Dijual, Berapa Harganya?
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
-
Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU
-
TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!
-
Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat
-
Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer
-
Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal
-
Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi
-
Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu
-
Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!