Suara.com - Pengamat politik Rocky Gerung kerap menyita perhatian publik lewat celetukan-celetukannya yang keras menyentil pemerintah. Namun belakangan, sosoknya dipertanyakan lantaran jarang muncul dalam program Indonesia Lawyers Club atau ILC yang disiarkan oleh TV One.
Rocky Gerung yang kritis dianggap sebagai narasumber idola dalam acara ILC TV One. Bahkan sampai muncul seruan No Rocky No Party kalau Rocky Gerung tak dihadirkan.
Secara bersamaan, muncul spekulasi dari publik mengenai alasan Rocky Gerung tak dijadikan narasumber ILC TV One. Ada yang menuding TV One sengaja mem-banned Rocky Gerung lantaran terlalu kritis.
Terkait hal itu, pihak ILC TV One akhirnya buka suara. Andri selaku penanggung jawab program ILC TV One menegaskan pihaknya tidak pernah memblokir Rocky Gerung.
Alasan Rocky Gerung jarang tampil, kata Andra semata-mata karena faktor kesibukan. Begitu juga dengan tokoh lainnya yang belakangan jarang muncul.
"Rocky Gerung tak pernah di-banned. Kenapa nggak muncul lagi? tentu narasumber itu punya kesibukan masing-masing, jadi bukan cuma Rocky Gerung saja ada juga narasumber lain yang belakangan jarang tampil di ILC, ada Fahri Hamzah juga Fadli Zon,” kata Andri seperti dikutip Hops.id -- jaringan Suara.com dari webinar kanal YouTube Talk Show tvOne, Selasa (30/6/2020).
Selain itu, Andri menjelaskan, setiap minggunya tim ILC TV One memilih narasumber yang cocok dengan isu yang tengah dibahas. Hal ini menjadi pertimbangan lain Rocky Gerung tidak diundang.
"Kan nggak tiap minggu juga ada tema-tema yang cocok (untuk narsum). Kita nggak bisa sembarangan undang apa pun temanya narasumbernya dia. Rocky Gerung tak pernah di-banned, dan kita tidak pernah nge-banned narsum siapa pun," imbuh Andri.
Lebih lanjut, Andri menuturkan bahwa kriteria pemilihan narasumber itu tak hanya berlaku bagi Rocky Gerung namun juga tokoh lainnya.
Baca Juga: Rocky Gerung: Banyak Pejabat Negatif Covid-19, Tapi Positif Stupid
"Kenapa dia jarang tampil karena tema-tema yang kita hadirkan selama ini mungkin nggak cocok cama Rocky. Biasanya kalau ada tema yang pas kita undang, siapapun nggak cuma Rocky. Kita tak bahas nama per nama, narsum itu nggak bisa sembarangan," ujar Andri memungkasi.
Untuk diketahui, ILC merupakan acara talkshow yang tayang reguler setiap Selasa pukul 20.00 WIB di stasiun televisi swasta TV One. Acara ini dipandu oleh Karni Ilyas dan menampilkan dialog antar tokoh mengenai isu nasional yang tengah hangat dibicarakan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah
-
Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang
-
Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru
-
Kejagung Seret Marcella Santoso ke Kasasi, Incar Pencabutan Izin Praktik Advokat
-
Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
-
MAKI Desak Jaksa Tak Gentar Usut Dugaan Tambang Ilegal Kaltara yang Seret Nama Karuna Murdaya
-
Gegana Tak Sanggup? Ahli Nuklir UGM Turun Tangan Selidiki Api Misterius di Sleman
-
Misteri Belasan Luka Tusuk Balita di Bekasi Terungkap, Paman Sendiri Jadi Tersangka
-
Bawa Bukti ke Kejagung, PT PMM Bantah Tuduhan Penyelundupan: Itu Fitnah, Kasum TNI Salah Info
-
Sahroni Geram WNA Brunei Bikin Onar di Blok M: Segerakan Deportasi dan Blacklist