Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi memimpin upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-74 di Istana Negara, Rabu (1/7/2020). Upacara berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan.
Dalam upacara itu, tampak Jokowi mengenakan masker hitam berlambang TNI-Polri. Upacara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan kemudian Mengheningkan Cipta dengan dipimpin Jokowi.
Selanjutnya pembacaan Tri Brata oleh salah satu anggota kepolisian yang menerima penganugerahan tanda kehormatan Bintang Bhayangkara Nararya.
Adapun pemberian tanda penganugerahan tanda kehormatan Bintang Bhayangkara Nararya diberikan kepada lima orang anggota yang berjasa besar dan memiliki keberanian dan tidak pernah cacat dalam bertugas.
Pemberian tanda kehormatan Bintang Bhayangkara Nararya berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 61 TK Tahun 2020 tentang Penganugerahan tanda kehormatan Bintang Bhayangkara Nararya.
Dalam amanatnya, Jokowi menyampaikan ucapan dan terima kasih kepada seluruh anggota Polri.
"Atas nama rakyat bangsa dan negara, saya mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke 74 kepada keluarga besar Kepolisian Negara Republik Indonesia dimanapun saudara bertugas. Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas pengabdian pengorbanan dan sumbangsih saudara-saudara sekalian dalam rangka menjaga keamanan menjaga ketertiban dalam menegakkan hukum serta dalam memberikan pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat, " ujar Jokowi.
Dalam upacara peringatan Hari Bhayangkara hadir pula Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Kapolri Jenderal Idham Aziz, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, jajaran menteri kabinet Indonesia Maju, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.
Baca Juga: Jokowi Geram Belanja Penanganan Covid-19 Lambat, Perpres 72 Jadi Harapan
Berita Terkait
-
Jokowi Geram Belanja Penanganan Covid-19 Lambat, Perpres 72 Jadi Harapan
-
Jokowi Marahi Menteri, Ombudsman: Mereka Agak Terlena dengan Jabatan
-
Video Jokowi Marahi Menteri Beredar, KSP: Tak Mungkin Pencitraan atau Gimik
-
Fadli Zon: Jika Serius Marah, Presiden Harusnya Bikin Kabinet Krisis
-
Didampingi Ganjar, Jokowi Tinjau Proyek Padat Karya Irigasi di Batang
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Bareskrim Bongkar Gudang Ponsel Ilegal di Sidoarjo, Satu Truk Barang Bukti Disita
-
Sasar Pelanggan Kategori 2A, PAM Jaya Distribusikan Puluhan Toren untuk Ibu-ibu di Koja
-
Terisak Merasa Dikambinghitamkan, Ibam: Niat Bantu Nadiem Malah Dikriminalisasi 22 Tahun
-
Analis Masih Yakin Amerika Kalah Perang dengan Iran Meski dengan Bom
-
Terima Telepon PM Albanese, Prabowo Bahas Ekspor Pupuk Urea ke Australia
-
Warga Ciduk Pengguna Sabu Mondar-mandir saat Cari Ikan Sapu-sapu, Sempat Disuruh Tiduran di Got
-
LPG 12 Kg Melejit Rp228 Ribu, Pemprov DKI Perketat Pengawasan 'Eksodus' ke Gas Melon
-
Longsor Jadi Peringatan, DPRD DKI Percepat Pembenahan TPST Bantargebang
-
Pakar: Penegakan Hukum Jadi Kunci Tekan Rokok Ilegal
-
Rosan Roeslani Lapor ke Prabowo: Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun