Suara.com - Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tangerang mengadakan kampanye virtual yang diikuti oleh 100 orang peserta di wilayah Kota Tangerang. Pada kesempatan itu, Plt. Kasi P2M BNN Kota Tangerang, Suryati Kartika Sari, S.IKom, memberikan materi tentang "#hidup100persen (Sadar, Sehat, Produktif)".
"Lingkungan sangat berpengaruh, tetapi semuanya tergantung dari pribadi tiap-tiap individu. Jika ingin hidup 100 persen, maka ciptakanlah," pesannya, Kota Tangerang, Jumat (3/7/2020). Hal itu dikemukakannya saat menjelaskan soal tema hidup sadar, sehat dan produktif.
Acara dilanjutkan paparan oleh Kabid Kepemudaan DISPORA Kota Tangerang, Dheny Kuntjoro, S.Sos, M.Si, tentang "Membangun Pemuda yang Sehat dan Produktif".
Menurut Dheny, upaya sehat dan produktif datang dari lingkungan keluarga. Quality time harus selalu dilakukan, agar tercipta hubungan harmonis dengan seluruh anggota keluarga.
"Lingkungan sangat berpengaruh, tetapi yang lebih berpengaruh adalah lingkungan keluarga inti, karena keluarga merupakan tempat belajar bagi para remaja dan generasi milenial. Membangun perilaku tiap- tiap individu itu dapat dilakukan dari lingkungan keluarga, jadi luangkan wakktu yang lebih supaya tercipta quality time yang baik dalam satu keluarga tersebut, agar tercipta komunikasi dua arah antara anak dengan orang tua," sarannya.
Selain keluarga, sekolah pun memiliki peran sama dalam menjauhkan seseorang dari pengaruh narkoba. Suryati berharap, materi terkait bahaya narkoba dapat masuk ke dalam kurikulum di tingkat SMP dan SMA.
"BNN sangat berharap, materi terkait bahaya narkoba dapat masuk ke dalam kurikulum di tingkat SMP dan SMA, agar menjadi dasar bagi para remaja. Namun untuk mewujudkan itu semua BNN perlu waktu untuk melakukan diskusi dan perlu diciptakan sinergi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan," ujar Suryati.
Bagi mereka yang memiliki saudara pencandu narkoba, Suryati menyarankan agar meningkatkan perhatian kepadanya agar dia merasa dipedulikan oleh keluarga, bujuk dia untuk ikut program rehabilitasi di BNN Kota Tangerang, supaya efek kecanduannya dapat diatasi.
Sementara itu, Dheny menambahkan, "Tingkatkan perhatian kepada yang bersangkutan dan sadarkan yang bersangkutan agar terketuk hatinya mau direhabilitasi. Tingkatkan quality time pada orang tersebut, supaya tercipta hidup 100 persen baginya."
Baca Juga: Berantas Jaringan Narkoba di Lapas, Dirjen PAS Gandeng Polri dan BNN
Berita Terkait
-
BNN : Artis Bukan Target Operasi Narkoba, Dijamin!
-
Hari Anti Narkotika Internasional, BNN : Hidup New Normal tanpa Narkoba!
-
BNN Usul Tambah Anggaran Rp 234 M, Salah Satunya Breeding Anjing K-9
-
Geger! Buruh Perusahaan Tewas Tergantung Kain Selendang di Gudang
-
Pemerintah Akan Lebih Gencar Berantas Narkoba, Sasar Anak Muda
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Kronologi Penangkapan Koko Erwin, Diringkus Saat Hendak Menyeberang ke Malaysia
-
Golkar Tegaskan Anggaran MBG Disepakati Bulat di DPR: Tak Ada yang Menolak, Termasuk PDIP
-
Akhir Kisah Meresahkan Ibu-Ibu Viral Suka Tak Bayar Makan, Kini Diboyong ke RSKD Duren Sawit
-
Akun Telegram Catut InaEEWS BMKG Sebarkan Peringatan Gempa Palsu, Publik Diminta Waspada
-
Diduga Jadi Sarang Prostitusi, Dua Akses Taman Kota Cawang Ditutup Permanen
-
Soal Mobil Dinas Rp 8,5 M, Golkar Tegur Gubernur Kaltim: Dengarkan Suara Rakyat!
-
Transjakarta Perketat Standar Keselamatan, Pramudi yang Kurang Fit Dilarang Bertugas
-
Diteror Usai Bongkar Kematian Anak, Ibu Kandung NS di Sukabumi Minta Perlindungan LPSK
-
Hakim Sebut Kerugian Rp171,9 Triliun Kasus Minyak Asumtif, Eks Bos Pertamina Divonis 9 Tahun
-
Diduga Jadi Tempat Prostitusi Malam Hari, 'Jalur Tikus' Taman Kota Cawang Akhirnya Dilas Permanen!