Suara.com - Pihak berwenang China menangkap profesor hukum bernama Xu Zhangrun yang meberbitkan esai berisi kritikan terhadap Presiden Xi Jinping terkait penanganan pandemi virus Corona dan upaya konsolidasi kekuasaan.
Menyadur Channel News Asia (CNA), Xu Zhangrun ditangkap di rumahnya di pinggiran kota Beijing oleh lebih dari 20 orang polisi.
Xu sebelumnya menerbitkan sebuah esai apda Februari lalu yang isinya kurang lebih menyalahkan budaya penipuan dan sensor yang dikembangkan pemerintahan China di bawah komando Xi Jinping terkait Covid-19.
"Sistem pemimpin China sendiri menghancurkan struktur pemerintahan", tulis Xu dalam esai yang muncul di situs web luar negeri, dikutip CNA, Selasa (7/7/2020).
Sebelum menerbitkan esai tersebut, Profesor hukum di Universitas Tsinghua ini juga sempat bersuara menentang penghapusan batas masa jabatan presiden pada 2018.
Kendati blak-blakan mengritik pemerintahan Xi Jinping, tuduhan penangkapan Xu nyatanya tak berurusan dengan hal tersebut.
Seorang teman, yang tak ingin disebutkan namanya, mengatakan Xu ditangkap atas tuduhan terlibat prostitusi di kota Chengdu.
Xu memang sempat mengunjungi Chengdu musim dingin lalu bersama para cendikiawan liberal China.
Alasan pengangkapan Xu, apabila benar karena tuduhan prostotiso, disebut sang teman sebagai tindakan konyol dan tidak tahu malu dari pemerintah China.
Baca Juga: Kirimkan Surat, John Kei Minta Perlindungan Hukum ke Presiden Jokowi
Xu kekinian ditempatkan sebagai tahanan rumah sejak pekan lalu.
Sebelum menjadi korban penangkapan, Xu juga dilaporkan telah dilarang oleh Tsinghua dan otoritas keamanan publik untuk mengajar dan melakukan penelitian pada 2019.
Berita Terkait
-
Virus Corona Sudah Ada Bertahun-tahun Tapi Tidak Aktif, ini Dugaan Pakar
-
Ada Kebocoran, Lebih dari 600 Ribu Unit Mercedes-Benz Ditarik
-
Pakai Kursi Roda, Istri Ruslan Buton Hadiri Sidang Praperadilan Jilid 2
-
China Tarik Mundur Pasukan dari Perbatasan India
-
Latihan Kapal Induk AS di Laut China Selatan Ditonton Angkatan Perang China
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Saksi Kunci di Kasus Febrie Belum Dilindungi LPSK, Kejagung Pantau Terus Keamanan Ferry Boboho
-
Ragnar Oratmangoen Pecah Kebuntuan! Timnas Indonesia Ungguli Singapura 1-0
-
Ironi Febrie Adriansyah: Ngaku Dikriminalisasi Usai Sering Lakukan Itu Saat Berkuasa?
-
Mural HUT ke-81 di Sukoharjo, Angka 8 Bergambar Pria Gendut, Angka 1 Pria Kurus
-
Dianggap Tak Lazim, Wamenkop Buka Alasan Kopdes Merah Putih Dibangun di Gunung hingga Dekat TPA
-
Sudaryono Jawab Soal Bisulan Karena Telur: Saya Sengaja Pancing Ahli Gizi!
-
Rutinitas Skincare Kini Makin Simpel, Pemilik Kulit Sensitif Mulai Utamakan Pelembap yang Praktis
-
Vietnam Unggul 1-0 Atas Kamboja, Timnas Indonesia Masih Tanpa Gol, Garuda di Ujung Tanduk
-
Istana Akui Presiden Prabowo Pertimbangkan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI
-
Misteri 2 Orang Bermasker Tinggalkan TKP Penemuan Jenazah Bos Konter HP Ambarawa