3. Memiliki keyakinan Tabu untuk difoto
Salah satu yang membuat Suku Baduy mengajukan surat untuk mencoret wilayahnya dari destinasi wisata Nasional karena salah satu media asing berhasil mendokumentasikan serta mempublikasikan wilayah adat Baduy khusunya Baduy Dalam.
Hal sangat bertentangan dengan peraturan mereka, mereka dipercaya untuk tetap melestarikan adat-istiadat, bagi masyarakat suku Baduy foto adalah hal yang tabu, wisatawan yang masuk ke wilayahnya harus mematuhi peraturan yang telah dibuat oleh Suku Baduy termasuk tidak mendokumentasikan apapun selama berada di wilayah mereka.
4. Tidak mengenal pendidikan sekolah
Masyarakat suku Baduy tidak tertinggal walaupun mereka tidak mengenal pendidikan sekolah. Mereka menggunakan Bahasa Sunda untuk kehidpan sehari-hari dan menggunakan Bahasa Indonesia untuk berinteraksi dengan orang luar.
Pendidikan formal dianggap berlawanan dengan adat-istiadat mereka, usulan pemerintah hingga saat ini masih ditolak jika berkaitan dengan pembangunan fasilitas sekolah. Mereka tidak mengenal budaya tulis, dalam adat isti-istiadat, Kepercayaan/agama dan cerita nenek moyang hanya tersimpan di dalam tuturan lisan saja.
5. Masyarakat Suku Baduy terbagi menjadi tiga kelompok
Ada tiga kelompok yang tinggal di dalam wilayah Suku Baduy yaitu tangtu, panamping dan dangka.
- Tangtu adalah kelompok yang dikenal sebagai Kanekes Dalam (Baduy Dalam) mereka adalah orang-orang yang ketat mengikuti adat-istiadat dan tinggal di tiga kampung (Cibeo, Cikertawana dan Cikeusik). Mereka lebih jarang bertemu orang asing dan bercirikan menggunakan ikat kepala berwana putih serta berpakaian warna putih atau biru tua.
Baca Juga: Ancaman Budaya Modern dan Sampah, Baduy Ajukan Dicoret dari Daftar Wisata
- Panamping adalah kelompok yang juga dikenal dengan Kanekes Luar mereka tinggal di desa Cikadu, Kaduketuk, Kadukolot, Gajeboh dan Cisangu. Memiliki ciri khas dengan ikat kepala berwana hitam dan sudah banyak berbaur dengan masyarakat luar.
- Dangka adalah masyarakat suku Baduy yang tinggal di luar wilayah Kanekes, saat ini tersisa dua kampung saja yaitu Padawaras (Cibekung) dan Sirahdayeuh (Cihandam).
Itulah lima fakta Suku Baduy!
Berita Terkait
-
Ribuan warga Baduy ikuti tradisi Seba 2026
-
Gigitan Ular Jadi Ancaman Nyata di Baduy, Kemenkes Akui Antibisa Masih Terbatas
-
Dinkes DKI Sebut Tak Ada Rumah Sakit Tolak Rawat Pasien Baduy, Hanya Diminta...
-
Kawanan Begal Pembacok Warga Baduy di Jakpus Masih Berkeliaran, Saksi dan CCTV Nihil, Kok Bisa?
-
Warga Baduy Korban Begal Ditolak RS? Ini Klarifikasi Gubernur Pramono Anung
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
Terkini
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
KPK Soroti Dugaan Korupsi Lintas Rezim di Sukoharjo, Diduga 'Tradisi' dari Era Suami ke Istri
-
Sudah Mundur dari Jampidsus, Kapan Febrie Adriansyah Diperiksa? Begini Jawaban Polda Metro
-
Barbuk Emas dan Uang Punya Siapa? Hensa Desak Transparansi Kasus Usai Jampidsus Febrie Mundur
-
Usai Mundur, Jaksa Agung Tunjuk Rudi Margono Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
-
Jawa Tengah Darurat Korupsi? 4 Kepala Daerah Terjaring OTT KPK dalam Waktu Singkat
-
KPK Ungkap Modus Bupati Sukoharjo, Gunakan SK Paksa ASN Setor Insentif hingga Rp2,93 Miliar
-
Klarifikasi Kejati Jateng: Tak Ada Pemeriksaan Personel Polri Terkait SPPG
-
KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo dan Dua Pejabat Pemkab Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan
-
Drama Perceraian Bupati Gowa Berbuntut Laporan Polisi: Mantan Suami Cium Aroma Kesaksian Palsu