News / Metropolitan
Selasa, 07 Juli 2020 | 17:18 WIB
Ilustrasi

Suara.com - Seorang perempuan menceritakan pengalamannya melalui akun Twitter, soal dirinya menjadi korban pelecehan seksual oleh pacar.

Diunggah oleh akun Twitter @victoriayov***, ia mengunggah hasil bidik layar yang menunjukkan percakapan WhatsApp dari salah seorang pengirim atau sender

Pada awal ceritanya, si pengirim menceritakan kisah kelam masa lalu. Saat duduk di SMP, pengirim mengaku memiliki rasa penasaran yang cukup tinggi. 

"Aku dulu gak tau apa-apa model-model pacaran. Terus entah kenapa waktu SMP aku mau aja waktu diajak mojok di kelas pas pulang sekolah," ujarnya.

Ia menceritakan, memunyai pengalaman berpacaran yang menjurus ke hubungan badan. Walaupun mengalami perbuatan yang tidak senonoh, ia mengaku semakin penasaran.

Kejadian serupa lantas berulang saat pengirim berada di kelas 2 SMK, seringkali bermula dari percakapan yang menjurus kemudian berlanjut menjadi tindakan yang serius. Bahkan, ia mengatakan, ada salah satu kejadian yang menurutnya paling parah.

Meski sudah putus dengan mantan pacarnya, ia sempat dipaksa untuk memuaskan nafsu birahi mantan pacarnya tersebut ketika sedang dirawat di rumah sakit.

Pengirim mengakui memiliki nafsu dan rasa penasaran yang besar hingga kesulitan mengendalikan diri.

Saat ini, ia mengatakan sudah memiliki hubungan yang cukup serius dengan seorang laki-laki yang mengaku abdi negara.

Baca Juga: Takut karena Diancam Pelaku, Kenali Tanda Pelecehan Seksual terhadap Anak

Ia kembali gundah karena pacarnya tersebut ternyata juga ingin berhubungan badan dengannya meski sudah berulang kali menolaknya.

Bingung dengan apa yang harus dilakukannya, ia lantas meminta pendapat dari akun @victoriayov***. Akun tersebut lantas melanjutkan untuk meminta pendapat dari warganet di twitter.

"DIPAKSA NG*** SAMA ABDI NEGARA. GIMANA? TOLONG AKU curhatan temen twitter Pls kasi saran buat sender," tulis pengunggah.

Puluhan warganet memnuhi kolom komentar dengan beberapa pendapat yang berbeda-beda.

Sebagian besar dari mereka menyebut, bila laki-laki tersebut benar-benar mencintainya maka ia tidak akan mengajak untuk berbuat buruk.

"Jangan mau nder.. Cowo kalo sayang sama kita, gak kayak gitu.. Apalagi dia abdi negara, dia tau juga kamu mau daftar, tar malah berantakan semuanya. Jangan deh!! Udah diulang lagi juga, nanti makin kebablasan. Ada kok yang nerima masa lalu kamu nder, tapi kamu jangan keenakan," tulis @QueenOfBa****.

Load More