Suara.com - Seorang pengguna Twitter bernama Nabilla menceritakan kisahnya mencari saudara kembarnya yang telah berpisah sejak lahir. Ia pun memanfaatkan sosial media untuk mencari saudaranya tersebut.
"Jadi, aku lagi nyari kembaranku yang kepisah 19 tahun lalu. Aku lahir tanggal 30 Juni 2001. Kalau kalian punya kenalan atau teman atau saudara yang mukanya mirip sama aku, please kasih tahu karena itu bakal membantu banget," tulis Nabilla mengawali utas yang Ia buat di Twitter-nya @yourmicasa_, Minggu (5/7/2020).
Gadis berusia 19 tahun itu mengetahui bahwa dirinya dipisahkan dari saudara kembarnya lantaran orang tuanya yang tak sanggup membiayai hidup mereka.
"Mamaku ngerasa enggak sanggup biayain hidup kita karena posisinya itu anaknya udah banyak banget, dan udah pisah juga sama papa aku," tulis gadis yang kini diadopsi oleh seorang perempuan yang kini dipanggilnya Mamih.
"Aku juga enggak tahu kenapa mamaku bisa hamil padahal udah cerai sama papa. Mungkin waktu itu mamaku enggak sadar kalau lagi hamil. Nyadarnya pas udah cerai. Sebenarnya aku juga enggak ngerti, diceritainnya begitu," sambung Nabilla.
Beruntung, gadis yang tinggal di Garut itu diadopsi oleh perempuan yang sangat menyayanginya. Ia diadopsi oleh ibu angkat yang merupakan teman dari saudara ibu kandungnya.
"Awalnya tuh, Mamih angkat aku ditawarin sama temannya. Nah, temannya Mamih aku ini saudaranya mama kandung aku. Katanya Mamih, aku tuh bisa dipercaya, dan kebukti sampai sekarang. Hihihi sayang Mamih," tulis Nabilla.
Ia menceritakan bahwa dulu ibu angkatnya sempat ditawari untuk mengadopsi dia dan kembarannya. Namun ibu angkat Nabilla khawatir tak bisa merawat dan membiayai keduanya.
"Makanya cuma aku aja yang diambil. Nah, kembaran aku diambilnya sama orang Chinese Medan," ungkap Nabilla.
Baca Juga: Bill Gates: Sosial Media Sebarkan 'Ide-ide Gila' Soal Virus Corona
Meskipun demikian, Nabilla mengaku tidak tahu keberaaan saudara kembarnya tersebut. Ia memutuskan untuk mencarinya lewat sosial media dengan harapan bantuan dari warganet.
Selain itu, Nabilla juga berupaya menghubungi saudara ibu kandungnya yang mengenalkan pada ibu angkatnya tersebut.
"Katanya mamaku masih ada, di Bali tinggalnya. Papaku masih ada juga, di Surabaya. Ya Allah, Alhamdulillah," tulis Nabilla lagi.
Kini ia tinggal mencari tahu keberadaan saudara kembarnya. Ia pun memohon dukungan dan bantuan warganet untuk menyebarkan kabar pencarian saudara kembarnya ini lewat sejumlah sosial media.
"Mohon info sosmed Medan apa aja, Instagram boleh, Twitter boleh. Makasih guys" kata Nabilla yang tak henti membalas dukungan warganet dengan ungkapan terima kasih.
Warganet pun berbondong-bondong membagikan utasan Nabilla tersebut. Hingga berita ini dipublikasikan, utasan tersebut telah disukai oleh 11.8 ribu pengguna dan telah di-retweet sebanyak 12.2 ribu kali.
"Semangat ya Kak! Semoga cepat ketemu," komentar warganet menyemangati.
"Ditunggu kabar baiknya, Kak," imbuh warganet lain sembari mendoakan.
Berita Terkait
-
Bill Gates: Sosial Media Sebarkan 'Ide-ide Gila' Soal Virus Corona
-
Perempuan Warga Negara Belanda Tulis Surat Cari Ibu Kandungnya di Indonesia
-
Serahkan Anak Adopsi karena Tak Mampu Merawat, YouTuber Panen Kecaman
-
Ustaz Turun ke Jalan Ceramahi Warga yang Masih Salat Jamaah di Masjid
-
Mengharukan, Sepasang Perawat Kembar Meninggal Akibat Covid-19
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
Terkini
-
PDIP Remehkan Safari Politik Jokowi: Jadi Presiden Saja Tak Bisa Loloskan PSI, Apalagi Sekarang
-
PBB Dikabarkan Masukkan Israel ke Daftar Hitam Kekerasan Seksual di Zona Konflik
-
DPR Restui TNI Buru Begal Jakarta, Tapi Ingatkan Aturan Main
-
Bukan Pesantren! Padepokan Padhang Ati Pekalongan Ternyata Bodong, Pimpinannya Cabuli Banyak Wanita
-
Gus Lilur: MBG Pasti Meroket Jika Tanpa Copet
-
Geger Sekeluarga Tewas di Tenda Kamping Temanggung, UGM Konfirmasi Satu Korban Mahasiswanya
-
Aseng Tak Mungkin Main Sendiri, Eks Pimpinan KPK Minta Jaksa Kejar Pejabat Pemberi Izin
-
Aksi Kamisan ke-909 Soroti Penghilangan Paksa dan Tahanan Demonstrasi 2025
-
Saling Balas Serangan! Iran Targetkan Pangkalan Militer AS Setelah Washington Gempur Bandar Abbas
-
8 Fakta Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Pekalongan, Korban Disebut Mencapai Puluhan