Suara.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) terus mendalami kasus tindak pidana korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi PT. Asuransi Jiwasraya (persero). Terkini ada 9 orang saksi diperiksa dalam kasus tersebut pada Rabu (8/7/2020) kemarin.
"Sembilan orang saksi sebagai pengurus perusahaan manager investasi keterangannya dianggap perlu untuk mengungkap sejauh mana peran para saksi dalam menjalankan perusahaannya dan kaitannya dengan jual beli saham dari pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT. Asuransi Jiwasraya (Persero)," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Hari Setiyono dalam keterangannya, Kamis (9/7/2020).
Adapun rincian saksi-saksi yang diperiksa di antaranya, untuk tersangka Korporasi PT. Prospera Asset Management (PAM) 1 saksi diperiksa yaitu, Rita Thomas CB selaku Komisaris Utama PT PAM / Anggota Komite Investasi PT. Prospera Asset Management.
Sedangkan untuk tersangka Korporasi PT. Pinnacle Persada Investama (PPI), 1 saksi diperiksa Mohammad Rommy selaku Kepala Seksi Penanaman Dana Divisi Keuangan & Investasi PT AJS 2009-2014.
Kemudian ada dua saksi diperiksa untuk tersangka Korporasi PT. OSO Management Investasi (OMI) yaitu, Deka Cahya Endra selaku Dealer/Fungsi Perdagangan PT OSO Manajemen Investasi. Serta Bayu Pahreza selaku Fund Manager PT Oso Manajement Investasi.
Lalu satu orang saksi untuk tersangka Korporasi PT. GAP Capital (GAPC) yaitu, Arifadhi Soesilarto-Direktur Pemasaran PT GAP Capital Periode 2012-2016. Kemudian penyidik juga periksa 1 saksi untuk tersangka Korporasi PT. Maybank Asset Management yaitu, Denny Rizal Thaher-Presiden Director PT May Bank Asset Management.
Terakhir dua saksi untuk tersangka Korporasi PT. MNC Asset Management (MAM), yaitu Korporasi PT. MNC Asset Management (Diwakili oleh Pengurus PT MNC Asset Management) dan Stein Maria Schouten selaku Komisaris Utama PT MNC Asset Management.
Selain 9 orang saksi tersebut, Hari mengatakan, kejaksaan juga periksa 7 orang saksi untuk tersangka Otoritas Jaksa Keuangan, Fakhri Hilmi.
"Tujuh orang saksi untuk Tersangka Fakhri Hilmi (OJK) diperiksa untuk mengetahui sejauhmana pelaksanaan tugas Tersangka sebagai Kepala Departemen Pengawas Pasar Modal 2 A tahun 2014-2017 dalam kaitannya dengan proses pengawasan jual beli saham dari pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) yang terjadi di Bursa Efek Indonesia oleh OJK," tuturnya.
Baca Juga: Dalang Pembobol Jiwasraya Semakin Jelas
Adapun tujuh orang saksi yang diperiksa untuk tersangka Fakhri Hilmi sebagai berikut:
- Indry Puspita Sari Kepala Bagian Kepatuhan Pengelolaan Investasi Direktorat Pengelolaan Investasi OJK
- Deny Rizal (jabatan masih dirahasiakan Kejagung)
- Rusly Y Johannes (jabatan masih dirahasiakan Kejagung)
- Agustin Widhiastuti (belum diketahui jabatannya)
- Tjandraningrum selaku International Banking dan Financial Institution Group PT Bank Mandiri.
- Bimah Yunaidi Umayah selaku Kepala Bagian Pemantauan pada DPIV OJK
- Sujanto selaku Direktur Pengelolaan Investasi Departemen Pengawasan Pasar Modal 2 A pada OJK.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Realita Pahit Dunia Kerja: Antrean 2 Km di Malaysia dan Bayang-Bayang PHK di Indonesia
-
Berkat Jejak Transaksi Daring, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Ditangkap
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator
-
UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak