Suara.com - Kejaksaan Agung RI memastikan proses hukum terhadap PT Sinarmas Asset Management (PT SAM) terkait dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan dan dana investasi dalam kasus PT Asuransi Jiwasraya akan tetap berjalan. Meski, PT Sinarmas Asset Management telah mengembalikan uang kerugian negera senilai Rp 77 miliar ke Kejaksaan Agung RI.
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung RI, Ali Mukartono mengemukakan bahwa upaya kooperatif yang dilakukan PT Sinarmas Asset Management dengan mengembalikan uang senilai Rp 77 miliar itu nantinya akan menjadi bahan pertimbangan penyidik dan tim Jaksa Penuntut Umum dalam perkara kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya yang tengah diadili di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi.
"Jadi proses pidana tetap jalan, biar berjalan nanti kita diskusikan dengan penyidik saja terkait sikap kooperatif PT Sinarmas ini," kata Ali saat jumpa pers di Gedung Sasana Pradana, Kejaksaan Agung RI, Jakarta Selatan, Selasa (7/7/2020).
Ali lantas menjelaskan bahwa uang senilai Rp 77 miliar yang diberikan PT Sinarmas Asset Management kepada Kejaksaan Agung RI kini masih berstatus titipan.
Uang tersebut nantinya akan dikembalikan ke kas negara bila Majelis Hakim Pengadilan Tipikor memutuskan dan mewajibkan PT Sinarmas Asset Management mengembalikan uang kerugian negara tersebut atas kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya.
Adapun, Ali mengemukakan bahwa hingga kekinian total aset yang telah disita berkaitan dengan dugaan kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya mencapai Rp 18,4 triliun. Total aset sitaan itu melebihi nilai kerugian negara dalam dugaan perkara korupsi PT Asuransi Jiwasraya sebesar 16,81 triliun.
"Memang sengaja penyidik melakukan itu karena ada saham yang sifatnya fluktuatif, masih berlaku di pasar," pungkas Ali.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah
-
Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal
-
'Nak Keluar Sayang', Noel Minta Putrinya yang Berseragam Sekolah Keluar Sidang karena Ditegur Hakim
-
7,36 Persen Warga Indonesia Tanpa Air Bersih, Teknologi Ini Jadi Harapan Baru?
-
Kasus Dokter Internship Meninggal, Menkes Minta Audit Medis Tindakan RS
-
Maut Mengintai di Balik 'Jalan Pintas', 57 Nyawa Melayang Sia-sia di Jalur Kereta Daop 1 Jakarta
-
Eks Wamenaker Noel Ngaku 'Gak Tahu' Terima Ducati Harus Lapor KPK: Saya Menyesal Banget
-
ICW Laporkan Dugaan Korupsi Sertifikat Halal Rp49,5 Miliar di Badan Gizi Nasional ke KPK
-
Bantah Minta Ducati ke Irivan Bobby, Eks Wamenaker Noel: Saya Nggak Hobi, Motornya Malah Bikin Jatuh
-
Pertama di Kunjungan Luar Negeri, Prabowo Pakai Maung di KTT ke-48 ASEAN 2026 di Filipina