Suara.com - Wakil Sekjen MUI Tengku Zulkarnain berkicau soal mobil pejabat yang mogok kehabisan bensin. Disinyalir, kicauan Tengku Zul tersebut menyindir mogoknya mobil Wakil Presiden Maruf Amin.
Tengku Zul mempertanyakan dunia yang mengakui NKRI sebagai negara maju. Padahal dibilang negara maju, kata Tengku Zul, mobil pejabatnya malah kehabisan bensin di pinggir jalan.
Pun Tengku Zul menyebut mobil pejabat tersebut kehabisan bensin di perjalanan. Kata dia, mobil tersebut diisi menggunakan jeriken plastik ketengan di pinggir jalan.
"Katanya NKRI sudah jadi negara maju, Lho... malah majunya diakui dunia (katanya). Tapi mobil pejabat negaranya kehabisan bensin di perjalanan. Terus diisi pakai jeriken plastik ketengan di pinggir jalan. Ayo Bully. Siapa yang akan dibully? Silakan netizen lihat," tulis Tengku Zul seperti dikutip Suara.com dari akun jejaring sosial Twitter miliknya, @ustadtengkuzul.
Saat kritik itu dilayangkan, memang tengah ramai rekaman video mobil Maruf Amin yang tengah mengisi bensin di pinggir jalan. Peristiwa itu terjadi pada 8 Juli ketika kunjungan Wapres ke Sukabumi, Jawa Barat.
Kepala Sekretariat Wakil Presiden Mohamad Oemar, memberi klarifikasi tentang video berdurasi 8 detik yang beredar di media sosial, tentang mobil Wapres Ma'ruf Amin.
Dalam video tersebut, terekam kendaraan VVIP dengan nomor kendaraan Indonesia 2 mengisi bahan bakar minyak (BBM) memakai jeriken di pinggir jalan.
Menurut Oemar, pengisian BBM memakai jeriken bukan karena kendaraan VVIP berjenis sedan itu kehabisan bahan bakar.
"Pengisian BBM dari jeriken dilakukan karena tidak adanya SPBU yang memiliki bahan bakar minyak (BBM) sesuai kriteria mobil VVIP dan bukan karena mobil tersebut kehabisan BBM," ujar Oemar dalam keterangan pers di Jakarta, Sabtu (11/7/2020).
Baca Juga: Mobil Dinas Wapres Ma'ruf Amin Isi Bensin Eceran? Ini Penjelasan Istana
Dia mengatakan, dalam setiap rangkaian VVIP selalu disiapkan BBM cadangan dalam jeriken di mobil teknisi.
Saat diperlukan pengisian BBM dan tidak tersedia BBM yang sesuai dengan spesifikasi mobil VVIP di SPBU setempat, maka digunakan BBM cadangan yang telah disiapkan.
Oemar mengatakan rekaman peristiwa yang beredar tersebut terjadi saat Wakil Presiden RI KH Ma'ruf Amin melakukan kunjungan kerja ke Sukabumi, Jawa Barat, 8 Juli 2020.
Adapun mobil dinas yang terlihat tengah diisi BBM berfungsi sebagai kendaraan VVIP cadangan dalam rangkaian resmi.
Berita Terkait
-
Mobil Dinas Wapres Ma'ruf Amin Isi Bensin Eceran? Ini Penjelasan Istana
-
Viral Mobil Diduga Milik RI 2 Isi BBM di Pinggir Jalan, Kehabisan Bensin?
-
Erick Thohir dan Sri Mulyani Dilaporkan Relawan Jokowi ke Ombudsman
-
Relawan Jokowi Laporkan Erick Thohir dan Sri Mulyani ke Ombudsman
-
Wapres Maruf Amin Sampaikan Bantuan Pemerintah ke Pesantren Assobariyyah
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka
-
Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras
-
PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader
-
Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI
-
Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'
-
Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu
-
Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden
-
Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris
-
Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!
-
Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat