Suara.com - Peristiwa tak mengenakkan dialami oleh seorang pemilik kos di kawasan Jakarta. Pasalnya, kamar yang ia sewakan ternyata penuh dengan sampah yang menggunung.
Kejadian tersebut awalnya berhasil diketahui setelah pemilik kos mencoba untuk membuka kamar yang sudah ditinggal selama dua bulan oleh anak kos yang menyewa kamar tersebut.
Pemilik kos tadinya berniat untuk membersihkan kamar tersebut dan menyewakannya kepada orang lain karena penghuni sebelumnya sudah kabur selama dua bulan terakhir.
Namun, betapa kaget sang pemilik kos ketika membuka pintu kamar dan mengetahui kamar tersebut telah berubah menjadi tempat penampungan sampah. Ada begitu banyak sampah yang menutupi seisi kamar sehingga membuat pemilik dan penghuni kamar lainnya terkaget-kaget.
"Sumpah gue kaget banget biasanya lihat di berita, sekarang lihat sendiri di kosan gue ada orang yang selama ini tidur sama sampah," tulis akun @ksiezyc26 yang menceritakan insiden tersebut via Twitter.
Dalam foto dan video yang dilampirkan oleh akun @ksiezyc26, warganet bisa menyaksikan tumpukan sampah tersebar di seantero kamar. Sampah yang menggunung itu bahkan menutupi kasur dan lantai hingga tak ada ruang yang tersisa.
Menurut kesaksian akun @ksiezyc26, ia sama sekali tak mengenal penghuni kamar tersebut. Selama tiga bulan terakhir, ia juga hanya pernah melihat sang penghuni kamar tak lebih dari tiga kali.
"Gue nggak kenal dia, gue nggak tahu orangnya gimana cuma sesekali lihat dia ke kamar mandi & itupun udah lupa mukanya gimana alias anak-anak kos di sini orangnya pada masing-masing & pada sibuk masing-masing. Meskipun satu kosan bukan berarti setiap hari ketemu, dalam waktu 1-3 bulan gue cuma lihat dia 1 atau 2x doang," terangnya.
Melihat tumpukan sampah yang tidak lazim, ia dan warganet menduga penghuni kamar tersebut menderita gangguan kejiwaan bernama Hoarding Disorder atau keinginan untuk menimbun segala barang yang ia miliki, termasuk sampah sekalipun.
Baca Juga: Dikira Tidur, Begini Kronologi Penemuan Mayat Calon Doktor di Kos Jogja
"Seseorang tersebut mengalami gangguan kejiwaan yang disebut Hoarding Disorder atau gangguan menimbun. Dia mengalami kesulitan untuk membuang atau berpisah dengan benda apapun yang dimilikinya karena merasa memiliki ikatan spesial dengan barang tersebut, termasuk tumpukan sampah yang ada di kamarnya," kata @ksiezyc26.
"Itu kelainan nder. Dalam dunia medis disebut hoaders, sebuah penyakit dimana penderitanya menimbun semua barang & sampah dalam ruangannya. Penderita akan marah/panik kalau salah satu barang yang dia timbun hilang/dibersihkan. Mereka merasa terlalu sayang pada barang-barang yang dikumpulkan," tulis @bethanielle.
Warganet juga menjadi iba usai mengetahui kejadian tersebut. Banyak warganet yang justru meminta akun @ksiezyc26 untuk mengajak bicara penghuni kamar tersebut sehingga bisa mengurangi beban yang dialaminya.
"Jangan di-judge, dia butuh bantuan karena kamu teman sekosnya coba disamperin. Dia depresi, aku pernah di posisi seperti itu, tidak sekotor itu tapi iya bener-bener literally buat buang sampah keluar itu nggak bisa. Bukan malas tapi bener-bener hampa, kalau malas akan ada saatnya kamu ingin bersih-bersih tapi kalau depresi?" kata @Ekasuya2.
"Dibandingin khawatir sama kebersihan kamarnya, gue lebih khawatir sama mental owner kamarnya. Is he/she okay?" tulis @Jaenisme.
Berita Terkait
-
Prakiraan Cuaca Hari Ini, Senin 13 Juli 2020 di DKI Jakarta
-
Viral Roti Canai Ular dan 4 Berita Lifestyle Populer Lainnya
-
Detik-detik Pengendara Motor Marah-marah Hadang Mobil Ambulans
-
Viral Order Ojol untuk Bawa Sepeda, Netizen: Ikutan Tren Malah Nyusahin!
-
Tergoda Diskon Bikin Salah Beli Tas, Warganet: Ini Tas Sekolah Jenglot?
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Lalai Awasi Kasus Hogi Minaya, Mantan Kapolresta Sleman Dicopot dari Jabatan
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi