Suara.com - Sebuah paket dengan bau mencurigakan membuat heboh kantor pos kota Schweinfurt, Jerman beberapa waktu lalu.
Menyadur CNN pada Selasa (14/07/2020), beberapa petugas merasa seperti keracunan dan dilarikan ke rumah sakit setelah mencium aroma dari paket misterius tersebut.
Kantor pos langsung memanggil polisi, petugas pemadam kebakaran dan layanan darurat untuk memeriksa isi paket mencurigakan ini. Mereka menyebutnya sebagai 'paket dengan konten misterius dan menimbulkan ancman besar'.
Tak cuma itu, setidaknya 60 petugas kantor pos juga dievakuasi dari gedung sebelum paket diperiksa oleh petugas.
Ternyata setelah dibuka, paket misterius dengan ancaman besar itu hanyalah buah durian. Buah dengan bau menyengat ini dikirim oleh seorang warga kota berusia 50 tahun untuk temannya di Nuremberg.
"12 petugas pos yang mengeluh mual mendapat perawatan medis di tempat dan enam orang dilarikan ke rumah sakit sebagai tindakan pencegahan," ujar petugas kepolisian.
Sebanyak enam ambulans, lima mobil responden pertama dan dua kendaraan darurat dipanggil untuk mengatasi insiden tersebut. Tiga pemadam kebakaran yang berbeda juga terlibat.
Pada akhirnya, buah durian yang membuat heboh itu tetap diantar sesuai alamat tujuan.
Kasus ini bukan yang pertama terjadi di luar negeri. Sebelumnya perpustakaan Universitas Canberra juga pernah mengevakuasi orang-orang dari gedung karena dugaan kebocoran gas.
Baca Juga: Tega! Penjual Durian Ini Tentukan Harga Berdasarkan Mobil Pembeli
Setelah ditelusuri, ternyata bau menyengat datang dari buah durian.
Pada November 2018, pesawat Indonesia bahkan ditunda penerbangannya karena kabin berbau busuk. Lagi-lagi buah durian yang jadi penyebab utamanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
Terkini
-
Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu
-
Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara
-
Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata
-
Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps
-
Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028
-
Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba
-
Unggah Foto AI Dipeluk Yesus, Donald Trump Ingin Dianggap sebagai Mesias
-
Nyatakan Netral, PSI Siap Mediasi Sahat-JK
-
Resmi, UBL Pecat Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Mahasiswi
-
Lebih Efisien dari BBM, Seberapa Efektif Truk Listrik Kurangi Emisi?