Suara.com - Mantan pelatih sepak bola Timnas Indonesia, Rahmad Darmawan, resmi bergabung menjadi kader Partai Demokrat. Hal ini diumumkan oleh Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono alis AHY.
Melalui akun Twitter-nya, AHY membagikan momen penyambutan ketika Rahmad Darmawan bergabung dengan Partai Demokrat.
"Selamat bergabung di @PDemokrat, coach Rahmad Darmawan. Seorang pelatih sepakbola nasional yang sangat peduli dengan cita-cita anakbangsa dalam bidang olahraga. Saya dan bung RD memiliki kesamaan visi untuk membangun bangsa ini, salah satunya melalui olahraga, khususnya sepakbola," bunyi keterangan AHY yang dikutip Suara.com, Selasa (14/7/2020).
Bergabungnya pelatih Madura United dengan Partai Demokrat itu diakui AHY sebagai langkah untuk membangun karakter bangsa melalui pendidikan mental di bidang olahraga.
"Bung RD cerita tentang anak yang terjerumus narkoba di kampung halamannya. Kami sepakat untuk selamatkan anak Indonesia dari bahaya narkoba lewat kegiatan olahraga. Salah satu cara efektif untuk membangun karakter bangsa yang unggul, dapat dilakukan melalui pendidikan mental di bidang olahraga," imbuh AHY.
Selain itu, AHY juga berkeinginan untuk membentuk sekolah sepak bola di setap kabupaten yang dinilainya akan terbantukan oleh bergabungnya seorang pelatih olahraga itu ke dalam partainya.
"Insya Allah ke depan, saya mendorong para pengurus DPC @PDemokrat untuk membentuk sekolah sepak bola di setiap kabuaten, bukan hanya ditujukan utuk mencapai prestasi olahraga dunia, tetapi juga secara non fisik untuk membangun karakter bangsa yang unggul," pungkas AHY dalam keterangannya.
Calon Wakil Bupati Lampung Tengah
Kabar Rahmad Darmawan bergabung dengan Partai Demokrat kemudian dikaitkan dengan beredarnya kabar pencalonan dirinya sebagai calon wakil bupati Lampung Tengah.
Baca Juga: Tak Singgung Pilkada 2020, AHY Bahas RUU HIP saat Sambangi Kantor MUI
Kabar Rahmad Darmawan maju sebagai calon wakil bupati Lampung Tengah bermula dari poster yang tersebar di media sosial. Foto setengah badan dan nama Rahmad Darmawan terpampang jelas dalam poster tersebut.
Dalam poster tertulis, Eks juru taktik Persija Jakarta itu maju mendampingi Nessy Calvia Mustava sebagai calon Bupati Lampung Tengah.
Menanggapi hal tersebut, juru taktik yang akrab disapa RD itu angkat bicara. Pelatih yang pernah menukangi Timnas Indonesia tersebut mengakui memang ada wacana ke arah sana.
"Memang ada wacana dari teman-teman, dari beberapa ormas di sana (Lampung) ingin saya kembali ke Lampung. Kemudian mereka mencoba, ya melakukan survei dan dipasangkan dengan salah satu calon bupati," kata RD ketika ditemui di lapangan Pancoran Soccer Field, Jakarta, Sabtu (11/7/2020).
"Wacana itu memang ada dan kita lihat nanti seperti apa. Ini sesuatu yang baru buat saya. Jadi saya tentu tidak ingin gegabah menentukan sebuah keputusan," tambahnya.
Lebih lanjut, RD menjelaskan ada saatnya seorang pelaku sepak bola terjun ke dunia politik.
Berita Terkait
-
Tak Singgung Pilkada 2020, AHY Bahas RUU HIP saat Sambangi Kantor MUI
-
2 Jam Lakukan Pertemuan Tertutup, Ini Tujuan AHY Sambangi Kantor MUI
-
Gemas! Putri AHY Duduk di Atas Meja, Presiden Keenam RI Ikutan Menggambar
-
Jalan Kaki Kunjungi Kantor MUI, AHY: Assalamualaikum
-
Anies Sebut Reklamasi Ancol Kurangi Banjir, Ferdinand Demokrat: Munafik
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Bukan Rugikan Negara Rp2,9 T, Pertamina Justru Untung Rp17 T dari Sewa Terminal BBM Milik PT OTM
-
Sidang Hadirkan Saksi Mahkota, Pengacara Kerry: Tidak Ada Pengaturan Penyewaan Kapal oleh Pertamina
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan