Suara.com - Bos ojol bernama Fahim Saleh ditemukan tewas di apartemennya di Manhattan pada Selasa (14/07/2020) dengan kepala terpenggal. Menyadur ABC News, leher Fahim dipotong dengan gergaji listrik.
Berdasarkan CCTV pada hari Senin sekitar jam 1 siang, Fahim terlihat diikuti oleh pria asing berjas, sarung tangan, topi dan topeng. Pria mencurigakan ini membawa sebuah tas kerja.
Ketika Lift tiba di lantai tujuh yang langsung terakses dengan apartemennya, Fahim langsung ambruk. Pria ini tak terlihat meninggalkan gedung dan hasil penelusuran mengungkapkan ada dua pintu di apartemen ini.
Jenazahnya ditemukan oleh saudaranya pada Selasa sore karena khawatir Fahim tak memberi kabar sejak kemarin. Tubuhnya terpisah dari kepalanya dan sebuah tas besar tergeletak tak jauh dari sana.
Sebuah gergaji listrik juga ditemukan dengan kabel masih terpasang di colokan listrik sementara anjing Fahim ditemukan dalam kondisi hidup. Detektif masih menyelidiki kasus ini dan sedang mencari motif pelaku.
Fahim Saleh adalah salah salah satu pendiri ojol Pathao yang populer di Bangladesh. Ia juga sukses membangun Gokada, bisnis pengiriman barang di Nigeria.
Akun Twitter resmi Gokada mengkonfirmasi kematian CEO mereka dalam sebuah postingan. Mereka menulis duka yang mendalam atas kejadian tragis ini.
"Hati kami ditujukan pada teman-teman, keluarga dan semua orang yang merasakan sakit dan patah hati yang saat ini kami alami, di sini di Gokada," kata perusahaan itu.
"Visi dan kepercayaan Fahim pada kita akan bersama kita selamanya dan kita akan sangat merindukannya. Terima kasih atas pengertiannya saat kita melewati ini."
Baca Juga: Wanita Terpenggal di Lift, Diduga karena Kabel Headphone Tersangkut Pintu
Fahim selama ini dikenal sebagai pemimpin hebat, inspiratif dan mampu memberikan getaran positif pada seluruh stafnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'
-
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS
-
Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle
-
Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri
-
Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?
-
Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus
-
Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital
-
Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai
-
Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek