Suara.com - Hidroponik menjadi salah satu teknik menanam tanaman yang saat ini sedang digemari oleh banyak kalangan masyarakat. Hidroponik tidak menggunakan media tanah serta tidak membutuhkan lahan yang luas. Pembuatan Hidroponik tidak membutuhkan bahan yang sulit, Anda dapat memanfaatkan bahan-bahan bekas dan menggantungkannya di tembok.
Hidroponik adalah budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah dengan menekannkan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman. Sedangkan Budikdamber adalah pembudidayaan ikan dalam ember yang menggunakan teknik akuaponik yaitu adanya tanaman dan hewan hidup dalam satu media budidaya.
Melansir dari Webinar Budikdamber, Cara Ternak Ikan di Lahan Terbatas yang diselenggarakan oleh Suara.com (17/7/2020) bersama Juli Nursandi, S.Psi,M.Si dan Ani Kes Sriwahyuning. Berikut tips dan trik mengembangkan Hidroponik dan Budikdamber untuk pemula:
Tips dan Trik Hidroponik untuk pemula
1. Pilihlah tanaman seperti kangkung, pokcoy, daun mint, atau bayam.Untuk kangkung hanya membutuhkan waktu 21 hari sedangkan untuk pokcoy membutuhkan waktu 1 bulan.
2. Pemilihan hidroponik sistem wick lebih disarankan karena menggunakan sistem ini karena penggunaan bahan yang digunakan cukup murah dan penerapannya sangat sederhana.
3. Kadar pH air harus seimbang dan jangan lupa untuk memberikan nutrisi dengan memberikan ppm (part per milion) antara 800 - 1.300 ppm.
4. Pilihlah tempat dengan cahaya yang cukup bagi para tanaman.
5. Penempatan lahan Hidroponik bisa seperti di bagian atas rumah, balkon atau ruangan yang terkena sinar matahari.
Tips dan Trik Budikdamber untuk pemula
1. Jenis ikan yang dapat digunakan
- Ikan lele: pilihlah ikan lele yang sehat dan lincah, tidak memiliki bercak putih atau seperti cacar di area badannya, kumis lurus tidak patah dan tidak sariawan. Dalam satu ember dapat diisi bibit lele sebanyak 60 - 100 ekor tergantung dari volume ember dengan ukuran bibit lele 6 - 10 cm.
- Ikan gurame: pilihlah gurame dengan ukuran 300 gr dan tidak memiliki luka di bagian sirip kanan dan kiri atau area tubuhnya. Dalam satu ember dengan ukuran gurame 300 gr utuk 4 ekor.
- Ikan sepat: 50 - 60 ekor dalam satu buah ember.
- Ikan patin: 10 - 15 ekor dalam satu buah ember dengan ukuran 100 - 200 gr karena ikan patin memiliki sifat yang mudah stres.
- Ikan gabus: 10 - 15 ekor dalam satu buah ember.
2. Pemilihan air
- Jika Anda menggunakan air pdam biarkan air terkena matahari dan hujan selama 1 minggu agar berubah menjadi warna hijau.
- jika menggunakan air sumur, diamkan air didalamember selama 2 hari untuk pengendapkan.
- Atau menggunakan anti klorin agar klorin dalam air cepat hilang, pengendapan berfungsi untuk mengeluarkan gas-gas beracun.
3. Makanan ikan
- Ketahui jenis ikan yang Anda budidayakan apakah termasuk ikan Omnivoro, Herbivora atau kernivora.
- berikan makan kepada ikan setelah 4 jam dimasukkan dalam air.
- pemberian makan ikan tidak boleh terlalu banyak agar tidak membuat air pada ember mudah kotor dan berbau.
- Makanan bisa berupa pelet untuk ikan lele.
- Ikan guramih bisa menggunakan daun yang halus dan lembut.
4. Membersihkan ember
- Pembersihan ember harus dilakukan agar tidak membuat air menjadi bau.
- Gunakan selang untuk membersihkan kotoran di bagian bawah dengan cara memasukkan selang ke dalam ember dengan menutup sisi sebelahnya dengan ibu jari, jika selang sudah sampai ke dasar ember lalu buka ibu jari dan air akan keluar. Jangan lupa menambahkan air pada ember.
Itulah tips dan trik mengembangkan Hidroponik dan Budikdamber untuk pemula, selamat mencoba!
Baca Juga: Budikdamber Solusi Mudah Bercocok Tanam dan Budidaya Ikan di Lahan Sempit
Berita Terkait
-
Budikdamber Solusi Mudah Bercocok Tanam dan Budidaya Ikan di Lahan Sempit
-
Cara Mudah Mengembangkan Budikdamber di Tengah Lahan Terbatas
-
LIVE STREAMING: Budikdamber, Cara Ternak Ikan di Lahan Terbatas
-
Cara Ternak Ikan Cupang Lengkap, dari Memilih Induk sampai Panen
-
Mengunjungi Ruang Raqyat, Ruang Gratis Bagi Komunitas untuk Berkarya
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Heboh Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG, Istana Turun Tangan Lakukan Audit Internal
-
Terungkap! Ini Catatan yang Membuat Dadan Hindayana Kehilangan Kursi Kepala BGN
-
Dasco Bongkar Alasan Nanik Layak Gantikan Dadan Hindayana di BGN
-
Dadan Hindayana Dicopot, Istana Jamin MBG Tetap Berjalan Normal
-
Dasco Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN: Dia Teruji di Lapangan
-
Alasan Prabowo Copot Pimpinan BGN: dari SOP hingga Kualitas Makanan
-
Kepala BGN Diganti, Dasco: DPR Apresiasi Pemerintah Dengar Aspirasi Rakyat
-
Profil Wakil Kepala BGN Baru Agustina Arumsari
-
Pemerintah Copot Dadan Hindayana Sebagai Kepala BGN, Anggota Komisi IX DPR: Pergantian Yang Wajar
-
Bukan Cuma Dadan Hindayana, Prabowo Juga Copot Dua Wakil Kepala BGN