Suara.com - Tim SAR Gabungan kembali berhasil menemukan beberapa korban banjir bandang di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel). Memasuki hari ketujuh pencarian, Minggu (19/7/2020), korban jiwa yang ditemukan telah mencapai 38 orang.
Kepala Basarnas Kota Makassar Mustari mengatakan, memasuki hari ketujuh pencarian ini, petugas kembali berhasil menemukan beberapa korban banjir bandang di sejumlah titik lokasi terdampak.
Satu orang perempuan yang belum diketahui identitasnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Dusun Pombakka, Desa Lapapa, Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulsel.
Selain itu, satu orang laki-laki dewasa yang belum diketahui identitasnya ditemukan di pinggiran Sungai Kelurahan Bone Tua Griya Cendana Permai, Kabupaten Luwu Utara.
"Selamat 1543 orang, meninggal dunia 38 orang, dan dalam pencarian 11 orang," kata Mustari melalui keterangan tertulisnya.
Dari sejumlah korban banjir yang telah berhasil ditemukan, katanya, masih ada yang belum diketahui identitasnya.
"6 orang yang belum teridentifikasi masih menunggu dari Tim DVI Polri," terangnya.
Meski telah memenuhi prosedur pencarian, namun waktu pencarian korban banjir bandang di Kabupaten Luwu Utara, Sulsel, akan diperpanjang selama tiga hari kedepan.
Alasan, penambahan waktu pencarian ini dikarena masih ada belasan korban banjir yang belum ditemukan.
Baca Juga: Alih Fungsi Lahan jadi Biang Kerok Banjir Bandang di Luwu Utara
"Sesuai dengan prosedur tujuh hari, namun dilihat di lokasi masih ada belasan orang dalam pencarian. Sehingga pemerintah setempat dan bupati meminta Basarnas menambah waktu pencarian tiga hari kedepan," tutup Mustari.
Diketahui banjir bandang di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan terjadi pada, Senin (13/7/2020) waktu setempat.
Dari kejadian ini, Pemerintah Kabupaten Luwu Utara menetapkan status tanggap darurat selama 30 hari, mulai dari 14 Juli hingga 12 Agustus 2020.
Kontributor : Muhammad Aidil
Berita Terkait
-
Alih Fungsi Lahan jadi Biang Kerok Banjir Bandang di Luwu Utara
-
Banjir Bandang Luwu Utara Telan 36 Nyawa, 40 Korban Lainnya Masih Hilang
-
Tim SAR Temukan 36 Jenazah Korban Banjir Bandang di Luwu Utara
-
Miris! Jadi Korban Banjir Bandang, Fuddin Juga Digigit Ular Sawah
-
Pencarian Korban Banjir Bandang di Luwu Utara
Terpopuler
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Mendiktisaintek Persilakan Kampus Kelola Dapur MBG, Bisa Jadi Laboratorium Praktik Mahasiswa
-
Cemburu Buta Berujung Bacok Pegawai Restoran di Tomang, Dua Pelaku Ditangkap
-
Luka Kembali Membara: Kisah Nileh 4 Kali Hadapi Kebakaran Rumah di Kemayoran Gempol
-
Donald Trump Bentak Netanyahu: Kamu Gila?
-
Syarat Gencatan Senjata Permanen Iran, Israel Wajib Angkat Kaki dari Lebanon
-
Infrastruktur Uzur, Rano Karno Sebut Jalanan di Jakarta Masih Rawan Amblas
-
Rencana MBG di Arab Saudi, DPR: Jangan Ngide, Benahi Dulu yang Amburadul!
-
Klaim Investasi Seskab Teddy Dipreteli Guntur Romli: Menyesatkan Publik
-
Ironi Korupsi Haji: Bos Maktour Absen Diperiksa KPK Karena Sedang Ibadah di Arab Saudi
-
Tak Sesuai Fakta, Seskab Teddy Dinilai Overclaim Soal Nilai Investasi Buah Diplomasi Prabowo