Suara.com - Kawanan serangga yang kerap disebut semut terbang tampak bermigrasi melintasi langit Inggris pada Jumat (17/07/2020). Rupanya, gerombolan 'semut terbang' seluas 50 mil itu mampu menipu radar Inggris dan diterjemahkan sebagai hujan.
Menyadur Insider, kantor Meteorologi Inggris membagikan citra radar yang menunjukkan kawanan semut terbang itu di Twitter dan mengatakan kekeliruan mereka.
"Ini tidak hujan di London, Kent atau Sussex, tetapi radar kami mengatakan sebaliknya. Radar sebenarnya mengambil segerombolan #flyingants melintasi tenggara," tulisnya.
"Selama musim panas biasanya serangga terbang ke langit untuk migrasi massal di hari yang hangat, lembab dan tidak berangin." lanjut mereka.
Juru bicara Kantor Met mengatakan ada ribuan semut dalam kawanan itu.
"Pada hari-hari seperti hari ini, ketika hari cerah, radar keliru mendeteksi hujan, tapi kami melihat gambarnya tidak seperti tetesan air dan pada kenyataannya terlihat lebih seperti serangga," ujarnya.
Ini bukan pertama kalinya radar mereka tertipu. Setahun yang lalu, mereka juga memposting informasi yang sama bahwa radar keliru menerjemahkan kawanan semut terbang sebagai awan hujan.
Sebenarnya, migrasi semut adalah peristiwa yang terjadi setiap tahun di Inggris dan disebut sebagai 'Flying Ant Day' atau hari semut terbang.
Dalam fenomena ini, ratu semut muda akan meninggalkan sarangnya untuk berkembang biak dan membuat koloni baru. Biasanya, hal ini terjadi antara bulan Juli hingga Agustus.
Baca Juga: Laptop Jadi Sarang Semut, Bikin Warganet Merinding
Tahun, gerombolan semut terbang yang melintasi langit Inggris cukup banyak hingga menimbulkan citra warna biru seluas 50 mil.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
IDAI Minta Anak di Bawah 2 Tahun Bebas dari Gawai, Cegah Speech Delay hingga Virtual Autism
-
Haris Rusly Moti: Anomali Gerakan Sosial Saat Ini Justru Anti-Rakyat dan Adopsi Narasi Neoliberal
-
Wali Kota San Miguel Amatitlan Tewas Ditembak di Rumahnya Sendiri
-
Klaim Mobilnya Dipasang Alat Pelacak, Tiyo Ardianto Dikuliti Netizen: Beasiswa KIP, Mobil Fortuner?
-
Curanmor di Perumahan Bekasi Terungkap, Polisi Sita NMax dan Korek Api Berbentuk Pistol
-
Pati Viral Lagi! Anak Bakar Rumah Ortu Gara-gara Tak Diberi Uang Merantau
-
Boni Hargens: Tak Perlu Buat UU Baru, Kompolnas Telah Diperkuat UU Polri Hasil Revisi
-
Kesal Tak Diberi Uang, Pria di Pati Diduga Bakar Rumah Orang Tuanya Sendiri
-
Sopir Truk Penabrak Tokoh Pramuka Herman Resmi Jadi Tersangka, Ini Pengakuannya
-
Disemprot Doktor Ekonomi, Kritik Rieke 'Oneng' Soal Anggaran KemenHAM Dinilai Asal Bunyi